HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR WARING SAYUR & WARING IKAN
Menyediakan: waring sayur, karung waring, karung jaring, waring merah, waring kuning, waring ikan, waring pagar, waring hitam, waring keramba, dll.

Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950
• Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Ekspor Pertanian Bukan Main, Mentan Lepas Ekspor di Lampung

Produsen & Distributor Waring Sayur - Lim Corporation

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo yang akrab dipanggil SYL bersama Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, dan Bupati Lampung Tengah, Loekman Djoyosoemarto, melepas ekspor komoditas pertanian asal Provinsi Lampung berupa nanang kaleng, pisang segar, dan komoditas pertanian lainnya senilai Rp181 miliar di kawasan PT Great Giant Pineapple, Lampung Tengah, Selasa (17/12/2019). Di acara ini pun, SYL melakukan panen pedet sapi di kawasan PT Great Giant Livestock.

SYL menjelaskan kegiatan ekspor tersebut merupakan bagian dari langkah nyata Kementerian Pertanian (Kementan) dalam melipatgandakan ekspor komoditas pertanian hingga tiga kali lipat. Selain itu, ekspor juga bertujuan untuk menjadikan Provinsi Lampung sebagai lokomotif pengembangan ekspor pertanian sehingga bisa menjadi contoh untuk provinsi lainnya.

Baca Juga : 
"Saya mau Lampung menjadi lokomotif baru untuk pertanian dan peternakan dan menjadikan sasaran kita adalah ekspor. Lampung juga harus menjadi mentor agar bebagai komoditas dari buah tropis diminati oleh dunia. Mari kita bersama untuk membangun bangsa lebih baik ke depannya," kata SYL dalam keterangan tertulis di Jakarta

Ekspor komoditas pertanian asal Provinsi Lampung ini bertujuan Belanda, Amerika Serikat, dan China. Menurut SYL, ekspor ini menunjukkan komoditas pertanian Indonesia memiliki kualitas dan daya saing di pasar dunia sehingga komoditas asal Lampung, salah satunya menjadi kebanggaan Indonesia.

Peningkatan Produksi dan Ekspor

Dalam kunjungan ini, Mentan SYL menyaksikan penandatanganan MoU antara Gubernur Lampung dengan Direktur Jenderal (Dirjen) Tanamam Pangan, Dirjen Perkebunan, dan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan. Kerja sama ini untuk peningkatan produksi dan ekspor pertanian.

Tak hanya itu, guna meningkatkan ekspor pertanian Provinsi Lampung, Mentan SYL menyerahkan aplikasi kepada Gubernur Provinsi Lampung, yakni aplikasi iMace (Indonesian Map of Agricultural Commodities Exports). Aplikasi ini merupakan peta komoditas pertanian potensial ekspor yang ter-update secara waktu nyata sehingga dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah untuk melakukan pembinaan dan pengembangan komoditas pertanian yang berbasis kawasan.

SYL juga mengajak Gubernur Lampung memajukan pertanian dan menyejahterakan petani dengan menjalankan program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Program KUR ini sangat efektif dan tepat sasaran dibanding menggelontorkan program bagi-bagi bantuan yang malah membuat petani tidak berkembang.

"Soal KUR, pengalaman saya keluarkan KUR Rp3,1 triliun dalam satu bulan dengan bunga 6 persen, sementara bunga pinjaman biasa mencapai 14 persen. Sekarang mau ternak sapi, mari kita pakai KUR," sambungnya.

Guna membangun pertanian yang makin maju, SYL juga mendorong kegiatan hulu hilir pertanian yang dapat dikendalikan di tingkat kecamatan. Dalam hal ini, Kementan tengah membangun program Komando Strategis Pertanian (Kostratani) berbasis teknologi pertanian 4.0.


Sementara itu, Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengapresiasi gebrakan Mentan SYL dalam memacu produksi dan ekspor pertanian di Provinsi Lampung. Ia menilai Mentan SYL sangat memahami begitu besar potensi pertanian daerahnya sehingga optimis dapat secepat mungkin meningkatkan ekspor pangan.

Arinal menjelaskan, untuk meningkatkan ekspor pangan dapat dilakukan dengan, pertama, mempertahankan mutu ekspor yang lebih tinggi dan, kedua, memperbaiki kualitas packaging dan pemasarannya sehingga bisa menembus pasar ekspor.

"Kita khususkan untuk komoditas cokelat, ekspornya diprioritaskan karena bagaimanapun juga anak bangsa belum banyak yang makan cokelat. Saya akan penuhi untuk kebutuhan dalam negri dulu baru nanti tingkat ekspor," jelasnya.

Perlu diketahui, Mentan SYL menyerahkan bantuan untuk petani berupa padi gogo rancah 19.581 hektar, benih jagung hibrida 1.750 ton, alat mesin pertanian (traktor roda 2, pompa air, traktor roda 4, combine harvester, corn seller), bantuan pendukung Kostratani (drone, HP, PC, dan LCD), benih dan pupuk untuk peremajaan kopi, alat pengolahan pakan dan bantuan alat inseminasi buatan. Bantuan ini sebagai rangsangan petani dalam meningkatkan produksi.

Produsen Waring Sayur Surabaya
* Info mengenai harga Waring Sayur silakan klik tautan berikut ini http://bit.ly/hargawaringsayur

Bila Anda Membutuhkan atau Ingin Memesan Waring Sayur atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk penanganan pasca panen tanaman atau untuk yang lainnya dengan harga yang lebih terjangkau dan untuk pemesanan Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan Hari Besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:

CATATAN:
– Minimal order 5 Ball
– 1 Ball = 1.000 lembar
– Harga netto ( tidak termasuk PPN )
– Harga franco Surabaya, belum Termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah Setiap waktu

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ekspor Pertanian Bukan Main, Mentan Lepas Ekspor di Lampung"

Posting Komentar