HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR WARING SAYUR & WARING IKAN
Menyediakan: waring sayur, karung waring, karung jaring, waring merah, waring kuning, waring ikan, waring pagar, waring hitam, waring keramba, dll.

Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950
• Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Bagaimana Cara Mengenalkan Dunia Perkebunan Pada Anak?

Produsen & Distributor Waring Sayur - Lim Corporation

Anak yang berada pada rentang usia mulai 1 tahun sampai 12 tahun ialah fase yang tepat buat tumbuh kembang anak. Fase anak-anak tersebut dibagi menjadi fase anak kecil (1-6 tahun) serta fase anak besar (7-12 tahun). Pada kedua fase inilah setiap hal yang dipelajari sama anak akan membentuk karakter anak sampai dewasa. Tidak hanya akademik ataupun pelajaran-pelajaran yang diterima di sekolah formal saja, mengenalkan serta mengedukasi anak tentang alam juga penting, salah satunya mengenai pertanian.

Pada era modern yang penuh sama teknologi ini, edukasi pertanian pada anak cukup penting buat mengajarkan pada anak bagaimana cara menghargai dan menyayangi alam, menghargai pekerjaan petani, nelayan, serta peternak, dan cara melestarikan serta menjaga alam itu sendiri. Ada banyak cara yang bisa dilakukan buat mengenalkan anak pada pertanian, berikut ialah beberapa tips mudah supaya anak tertarik serta mau mempelajari berbagai aspek pertanian seperti cocok tanam ataupun ternak hewan.

Baca Juga : 

Mengajak Liburan ke Agrowisata

Saat memasuki musim liburan, pada umumnya orangtua ingin mengajak keluarganya berwisata. Nah, tidak ada salahnya buat mulai melakukan liburan yang tidak hanya menghibur, namun juga bisa mengedukasi anak-anak, yaitu dengan berkunjung ke agrowisata.  Agrowisata memadukan antara pariwisata dengan pertanian, sehingga tak hanya berwisata, pengunjung juga bisa merasakan dan mempelajari bidang pertanian sekaligus.

Di indonesia agrowisata mulai berkembang sebab wisatawan peminat agrowisata semakin banyak, contohnya agrowisata perkebunan teh tambi yang berlokasi di Wonosobo, Jawa Tengah. Di sana, wisatawan bisa melihat hamparan perkebunan teh yang cukup luas, tak hanya itu, wisatawan juga bisa melihat proses pembuatan teh dari pemetikan pucuk teh sampai menjadi bubuk serta di kemas. Selain perkebunan teh, agrowisata lain yang tidak kalah menarik terdapat di Yogyakarta, yaitu perkebunan buah naga di Sabila Farm, berlokasi di Kaliurang.

Beberapa agrowisata bahkan menghadirkan beberapa komoditas tanaman yang dibudidayakan, juga menggabungkan peternakan serta perikanan seperti di Caping Merapi, Yogyakarta, dan Kusuma Agrowisata yang berlokasi di Batu, Malang, Jawa Timur. Kedua agrowisata ini memberi kesempatan kepada wisatawan buat memetik hasil pertanian yang bisa dibeli serta dibawa pulang. Tak hanya itu, di sana juga tersedia berbagai macam bibit supaya wisatawan bisa menanam sendiri di rumah.

Selain itu, juga ada agrowisata lain yang mengajak wisatawan merasakan sensasi menanam padi di sawah, memberi makan ternak, ataupun memancing ikan. Umumnya anak-anak cukup antusias terhadap kegiatan-kegiatan seperti ini, di samping itu juga agrowisata ialah tempat menarik buat berswa foto sendiri ataupun bersama-sama dengan keluarga ataupun teman.

Edukasi Melalui Permainan

Cara mudah buat mengajarkan hal baru pada anak ialah melalui permainan. permainan bisa dilakukan melalui permainan papan (board game) serta aplikasi di smartphone.

1.Board Game

Board game ialah permainan yang dimainkan sama dua orang ataupun lebih secara berhadapan serta saling mengatur strategi sesuai aturan buat menjadi pemenang. Aturan permainan tergantung jenis board game yang dimainkan, contohnya monopoli serta ular tangga. Belum lama ini dikembangkan juga permainan pada board game yang bertema pertanian, diantaranya Ecofunopoly yang dimainkan seperti permainan monopoli, Agricola yang setiap pemainya berperan sebagai kepala keluarga petani, dan Cacao yang mengharuskan pemain berperan sebagai kepala suku yang harus menjamin kemakmuran suku dengan cara menanam serta berdagang kakao.

Board game cukup menarik karena tidak hanya bermain serta belajar, anak-anak juga bisa bersosialisasi sama teman bermainnya.

2. Manfaatkan Teknologi Smartphone

Mengikuti perkembangan zaman serta teknologi, tidak ada salahnya memanfaatkan perangkat smartphone buat mengenalkan anak pada pertanian. Tahun 2000-an pada awal kemunculan permainan konsol seperti Playstation, ada salah satu permainan yang cukup terkenal nan menarik, yaitu Harvestmoon. Seperti judulnya, dalam permainan tersebut tokoh utama yang dimainkan harus melakukan berbagai pekerjaan seperti bertani, beternak, memancing, serta sebagainya buat bertahan hidup sehingga selain menghibur, permainan itu juga mengedukasi anak-anak mengenai pertanian dan merasakan menjadi petani serta peternak.

Saat ini, permainan semacam itu telah tersedia di berbagai aplikasi untuk perangkat smartphone, sehingga bisa dimainkan kapanpun. Beberapa aplikasi permainan tentang pertanian serta peternakan antara lain Animal Farm for Kids, Farm for Kids, serta lainnya cukup banyak tersedia di playstore. pastinya dibutuhkan bimbingan serta pengawasan orangtua selama bermain.


Praktek Budidaya Langsung di Rumah

Kegiatan paling mudah serta menyenangkan buat mengenalkan pertanian pada anak ialah melalui praktek langsung di rumah. Lakukan kegiatan cocok tanam dengan cara paling mudah, contohnya langsung menanam di pekaranngan rumah ataupun memakai polybag serta media tanam yang berada di sekitar rumah. Manfaatkan juga barang bekas yang ada, contohnya kaleng biskuit ataupun botol plastik bekas, lalu diisi media tanam. Media tanam bisa di beli di toko pertanian andaikan ketersediaan media tanam di rumah cukup minim.

Benih tanaman juga bisa dibeli di toko pertanian. Selain itu, mulailah dengan tanaman yang mudah ditanam seperti sayur-sayuran serta kenalkan kepada anak juga nama setiap sayuran yang ditanam. Lakukan kegiatan menyiram dengan rutin bersama anak sampai tanaman siap dipanen. Akan cukup menyenangkan apabila hasil budidaya tanaman di rumah ini bisa dikonsumsi langsung sama anak-anak.

Kegiatan menanam langsung seperti ini akan mengajarkan banyak hal dan membentuk karakter penting pada anak mulai dari kedisiplinan, kesabaran, sampai bagaimana kerja keras bisa menghasilkan sesuatu yang diharapkan.

Pengenalan dunia pertanian terhadap anak memang sebaiknya dilakukan sejak dini, menurut Kepala BPTP-Balitbangtan Kalimantan Tengah, F. F. Munir, pengenalan edukasi pertanian sejak dini akan memunculkan kecintaan pada lingkungan sekitar mengingat mereka adalah generasi penerus pembangunan pertanian, maka harus diarahkan pada sebuah mental yang mencintai lingkungan. Maka dari itu, dibutuhkan perilaku positif melalui pembentukan pola pikir anak-anak sejak usia dini.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bagaimana Cara Mengenalkan Dunia Perkebunan Pada Anak?"

Posting Komentar