HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR WARING SAYUR & WARING IKAN
Menyediakan: waring sayur, karung waring, karung jaring, waring merah, waring kuning, waring ikan, waring pagar, waring hitam, waring keramba, dll.

Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950
• Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Bisa di Contoh Nih, Jepang Menanam Padi Dengan Cara Modern

Jual Waring Sayur High Quality - Lim Corporation

Sebagai ibukota Jepang, Kota Tokyo terkenal sebagai kota metropolis yang dengan deretan gedung pencakar langit. Tapi siapa yang sangka, di bawah tanahnya terdapat areal pesawahan yang dibuat menggunakan teknologi canggih.

Tempat apa yang akan Anda datangi saat berkunjung ke Tokyo? Imperial Palace atau, Kuil Meiji, atau juga Tokyo Tower yang menjulang tinggi? Cobalah lupakan sejenak hiruk-pikuk kota metropolis tokyo ini, bertolaklah ke Pasona02 yang berada di bawah tanah kota Tokyo.

Dari situs Food Urbanism, Selasa (4/6/2013), Pasona02 adalah areal pesawahan yang membentang di basement gedung 27 lantai di kawasan Business District. Luasnya sekitar 3.000 m2, dikelola oleh Pasona Group.

Artikel Terkait:

Sebelum tempat ini disulap menjadi areal pesawahan, tempat ini dulunya adalah tempat brankas penyimpanan bank. Masuk ke dalam Pasona02, wisatawan bisa mengelilingi 6 ruangan yang berbeda-beda. Anda pasti akan takjub, bagaimana bisa padi tumbuh tanpa bantuan sinar matahari?

Teknologi canggih bermain di sini. Pasona02 menggunakan beragam macam alat canggih untuk memastikan padi-padi tumbuh dengan sempurna. Beragam jenis lampu digunakan untuk mengganti sinar matahari. Temperatur udara juga dikontrol lewat komputer.

Pertanian di sini mempraktekkan metode penanaman dan penumbuhan hydroponic. Karena padi tidak menyerap air dari tanah, melainkan mendapatkannya secara langsung. Dengan berbagai teknologi canggih itu, hasil pertanian Pasona02 selalu melimpah saat panen. Ada 100 jenis tanaman termasuk padi, buah, sayur, bunga dan rempah.

Hasil dari panen ini digunakan untuk bahan masakan di restoran gedung-gedung pencakar langit tersebut. Selain jadi pemasok bahan makanan, Pasona02 dibuat untuk mengedukasi warga dan pengunjung tentang betapa pentingnya aspek pertanian bagi Jepang. Termasuk juga, untuk meningkatkan kreativitas bagi para petani di Jepang.

Selain cara tanam padi di jepang yang menggunakan mesin dan di dalam gedung beberapa fakta ini juga yang menjadikan jepang sebagai negara dengan pertanian yang sangat maju.

Beberapa Fakta Pertanian di Jepang

1. Perhatian Pemerintah yang Tinggi Terhadap Pertanian

Di Negara Matahari Terbit Jepang, pertanian benar-benar diperhatikan oleh pemerintahan. Tata niaga dalam pertanian Jepang telah diatur sedemikian rupa. Salah satunya adalah masalah tumbuhan yang akan ditanam petani. Menurut penutura Rahmat, apa yang ditanam sudah diatur sesuai dengan permintaan pasar.

Sehingga tak ada petani yang ngeyel ingin bertani sesuka hati mereka. “Jadi nggak ada ceritanya petani sana kebingungan menjual produk pertanian seperti di Indonesia.” tuturnya.

2. Harga Produk Pertanian Yang Terkontrol

Tak hanya masalah apa yang ditanam oleh petani, pemerintah juga turut campur tangan terhadap penetapan harga produk pertanian. Pengaturan itu dilakukan oleh bagian pemerintah semacam dengan Dinas Pertanian di Indonesia. Kebanyakan hasil pertanian biasanya dibeli oleh pemerintah sehingga pemerintah bisa mengendalikan harga yang layak untuk diperdagangkan.

Meski begitu, ada juga pihak swasta yang bisa membeli hasil pertanian di sana. ” Tapi (dari) pihak swasta tidak akan membeli hasil pertanian di bawah harga pemerintah, pasti di atasnya. ” Tutur Andre. Dengan begitu, tak ada istilah petani dirugikan karena dipermainkan oleh tengkulak.

3. Lahan Pertanian Yang Dimiliki Setiap Petani Luas

Tidak bisa bayangkan lahan pertanian di Jepang seperti di Indonesia yang tiap petani hanya memiliki satu atau dua petak sawah. Di Jepang, seorang petani biasa memegang 7 sampai 10 hektare sawah.

Sawah yang dimiliki satu keluarga di Jepang juga diwariskan dengan cara tidak dibagi-bagi seperti apa yang terjadi di Indonesia. Setiap keluarga di jepang, hanya ada satu anak yang akan mewarisi lahan pertanian. Anak yang benar-benar ingin menjadi petanilah yang akan dipilih untuk mewarisi lahan pertanian.

4. Canggihnya Teknologi Pertanian

Kuatnya industri otomotif di Negara Jepang juga berdampak pada pertanian. Sistem pertanian Jepang telah menggunakan teknologi yang canggih. Untuk menanam, menyirami, hingga memanen, petani Jepang telah dibantu dengan mesin-mesin.

Jika di Indonesia membajak sawah masih menggunakan bajak tunggal, di Jepang membajak telah menggunakan bajak enam sehingga efisiensi waktu bisa dilakukan seperti membajak 1-2 jam telah selesai.

Hal ini juga Perlu ada di Indonesia Karna Apabila Indonesia Bisa melakukan apa yang jepang lakukan Optimis Indonesia akan menjadi negara yang maju dalam pertanian sehingga tingkat produktivitas petani meningkat dan efisiensi waktu yang bisa ditingkatkan.

5. Etos Kerja Yang Tinggi

Bertani di Jepang juga menerapkan jam kerja seperti layaknya bekerja di kantoran. Setiap petani di Jepang akan mempunyai sejumlah karyawan yang membantu untuk mengelola lahan pertanian seluas 7-10 ha. Jam kerjanya pun ditentukan. Jam Kerja secara normal dilakukan selama delapan jam mulai dari pukul 02.00 dini hari. Istirahat yang dilakukan karyawan tidaklah dihitung jam. ” Istirahat sarapan itu tidak dihitung delapan jam kerja, ” tutur Rahmat.


Mengenal Mesin Cara Tanam Padi di Jepang (Rice Transplanter)

Mesin Tanam Bibit Padi Dari Jepang

Mesin jenis tanam bibit padi di Jepang adalah bertipe penggerak sendiri ( self-propulsion type ). Dioperasikan dengan secara dituntun (walking type) atau dikendarai (riding type).  Jenis mesin yang dituntun umumnya memiliki jumlah alur tanam 2 sampai 6 alur, sedangkan tipe yang dikendarai memiliki 4 sampai 12 alur tanam dalam satu kali lintasan penanaman.

Jarak antar alur tanam dibuat tetap yaitu 30 cm, dan jarak antara bibit dalam alur dapat disesuaikan dari 11 hingga 18 cm.  Bibit yang umum digunakan memiliki tinggi / panjang 10 hingga 30 cm, memiliki 2 hingga 5 daun.  Jumlah bibit yang ditancapkan pada setiap titik adalah 3 sampai 5 bibit.

Kecepatan penanaman padi adalah sekitar 200 titik (hill) per menit per alur.  Bila sebuah mesin dapat menanam dalam empat alur, dengan jalar antar alur 40 cm dan jarak antar titik tanam 16 cm, maka akan dibutuhkan waktu tanam selama 4 jam untuk setiap hektar.

Dalam kenyataannya, waktu juga dibutuhkan untuk bisa berbelok, menambah bibit, dll., maka waktu yang digunakan untuk menanam adalah hanya sekitar 60 hingga 80%.  Atau dengan kata lain, kapasitas tanam menjadi 5 hingga 7 jam per ha.  Kegagalan penancapan bibit (missing hill) sekitar 1%, dalam bentuk rusak tercabik, terbenam atau mengapung.

Penumbuhan bibit padi dilakukan dengan cara menyemaikan 200 gram benih dalam kotak berukuran 60 x 30 x 3 cm.  Benih ini disemai di dalam ruang gelap hingga berkecambah, kemudian di berikan sinar matahari selama dua hari hingg berwarna hijau merata.

Kesimpulan Dari Cara Tanam Padi di Jepang

Dapat kita simpulkan diatas merupakan cara tanam padi di jepang yang dapat kita contoh dan kebijakan pemerintahan yang dapat kita diskusikan untuk kemudian dicocockan dengan apa yang ada di indonesia.
*Info mengenai harga Waring Sayur silakan klik http://bit.ly/hargawaringsayur

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Waring Sayur atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk penanganan pasca panen tanaman atau untuk yang lainnya dengan harga yang lebih terjangkau dan untuk pemesanan Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan Hari Besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:

Catatan :
– Minimal order 5 Ball
– 1 Ball = 1.000 lembar
– Harga netto ( tidak termasuk PPN )
– Harga franco Surabaya, belum Termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah Setiap waktu

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bisa di Contoh Nih, Jepang Menanam Padi Dengan Cara Modern"

Posting Komentar