Kamis, 03 Agustus 2017

Waspada, 5 Hama Tanaman Jagung Ini Ternyata Sangat Merugikan!

Jagung ialah salah satu tumbuhan makanan penghasil zat karbohidrat yang paling penting di dunia, tak hanya gandum serta padi.

1) Ulat Daun
Bentuk gejala pada tanaman jagung yang dijangkit hama ulat daun ialah seperti berikut :
- Ulat daun bisa menjangkit dibagian pucuk daun
- Usia jagung yang dijangkit ulat daun kira-kira 1 bulan
- Daun tumbuhan kalau telah besar bakal jadi rusak
- Pencegahan dikerjakan dengan langkah penyemprotan cairan insektisida diazinon, folidol, basudin, serta agrocide berukuran 1,5 cc pada tiap-tiap 1 liter air.

2) Lalat Bibit
Gejala yang juga sering menyerang tanaman ini ialah ada bekas seperti gigitan dibagian daun, pucuk daun layu, serta nentinya jagung bakal mati. Cara penanganannya dengan cara menghembuskan HCH 5% ditiap usia 5 hari. Atau juga bisa pengobatan dengan cara penyemprotan insektisida Hostathion 40EC, yang banyaknya sekitar 2cc per liter air bervolume semprotan sekitar 100 liter per hektar lahan.
*Baca juga Panduan Terlengkap & Praktis 5 Cara Budidaya Bandeng!

3) Ulat Agrotis
Gejala lain yang juga dialami dibagian batang yang cukup muda yakni putus batangnya dan akhirnya tanaman mati. Hama Agrotis sp. melancarkan serangan saat malam serta siang hari. Terdapat 3 macam jenis ulat grayak, yakni :
- Agrotis segetum, berwarna sedikit hitam, dijumpai pada dataran tinggi.
- Agrotis ipsilon, berwarna agak hitam kecoklatan, dijumpai pada daerah dataran tinggi atau juga rendah
- Agrotis interjection, warnanya hitam, terdapat cukup banyak di sekitar pulau jawa

4) Penggerek Daun & Batang
Bagian pada tanaman ini yang sering dijangkit ulat sesamia inferens serta pyrasauta nubilasis ialah pada ruas batang bagian bawah serta titik tumbuh pada tunas daun jagung. Gejala yang ditimbulkan tanaman ini ialah berubah layu. Penanganannya bisa dengan memakai insektisida Azodrin 15 WSC yang berdosis 30 liter pada 10 liter air.
*Info harga waring sayur terupdate bisa Anda cek DISINI

5) Ulat Tongkol
Gejala yang timbul bisa dilihat dengan terlihatnya bekas gigitan di bagian biji serta adanya terowongan pada tongkol jagung. Ulat tongkol menjangkit dalam tumbuhan jagung lewat bagian tongkol, baru akan makan biji jagung. Penanganannya bisa dengan penyemprotan memakai Furadan 3G ataupun membuat lubang didekat tumbuhan, diberikan insektisida serta ditutup kembali. Pakai dosis sekitar 10 gram per meter persegi. Lebih baik dikerjakan ketika tanaman masih sedang berbunga, janganlah menjelang masa panen, karena bisa membahayakan Ada yang serta juga mengkonsumsi jagung tersebut, sebab residu dari cairan insektisida tadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar