Rabu, 16 Agustus 2017

5 Tahapan Praktis Dalam Budidaya Terong Ungu, Yang Perlu Anda Terapkan!

Terong ungu ialah jenis terong yang mempunyai kulit berwarna ungu. Jenis terong ini mempunyai rasa yang nikmat serta pas untuk dimasak menjadi masakan sambal balado terong. Serta juga terong ini mempunyai kulit yang agak tebal daripada terong hijau. Tetapi sebab inilah, saat digoreng guna balado justru akan menambah rasa sensasinya.

Berikut adalah penduan lengkap cara-cara budidaya terong ungu, agar panen melimpah ruah :

1) Lahan Tanam

Tanah perlu dipilih yang sudah memenuhi syarat pertumbuhan, lalu gemburkan memakai bajak ataupun cangkul. Sesudah tanah digemburkan, kemudian tanah dibuatkan bedengan. Pembuatan bedengan dilakukan bersamaan dengan pemupupukan dasar semisal pupuk kandang, urea, dolomit, KCl serta SP-36, dapat pula dengan pupuk NPK.

Dosis yang diberi perlu selaras dengan ketentuan. Kemudidan buatlah lubang tanam sedalam 10-15 cm, jarak antar tiap lubang tanaman berkisar 75 cm. Sesudah itu tutuplah memakai plastik mulsa.
*Baca juga Waspada, 5 Hama Tanaman Jagung Ini Ternyata Sangat Merugikan!

2) Pembibitan

Biji terong ungu harus disemaikan lebih dulu pada lahan persemaian. Bibit baru bakal tumbuh sekitar 8-10 hari sesudah persemaian. Diumur 20-30 hari ketika bibit telah cukup besar yakni sekiranya mempunyai 3 helai daun serta ketinggian 7,5 cm telah dapat dipindahkan ke lubang tanam yang telah dibuat ditempat penanaman.

3) Penanaman

Pada tanah persawahan, tanaman ini ditanamkan saat musim kemarau, jarak antar tanaman sekitar 60 x 60 cm maupun 60 x 90 cm, bergantung pada jenis terongnya. Benih yang telah siap tanam diletakkan ke dalam lubang tanam. Langkah penanaman yang ideal dikerjakan ketika sore hari sesudah penggenangan supaya lebih gampang dipindah letakkan serta lebih gampang untuk beradaptasi.

4) Pemeliharaan & Perawatan

- Penyulaman
Penyulaman dikerjakan sekiranya ketika umur seminggu ataupun 15 hari sesudah penanaman, proses ini dikerjakan guna menyingkirkan tanaman yang mati, tak normal ataupun yang terjangkit hama penyakit dan lalu digantikan dengan bibit baru.

- Pengairan & Penyiraman
Pengairan pula harus dikerjakan rutin tiap hari, atau jika di awal masa pertumbuhan serta pada cuaca kering. Penyiraman dikerjakan saat pagi serta sore pada seminggu awal sesudah tanam.


- Pemupukan Tambahan
Pemupukan pula harus dikerjakan, pemupukan tambahan bisa dikerjakan pada 2 minggu sesudah masa penanaman. Dosis yang diberi guna terong ungu semisal pupuk kandang ataupun kompos 0,5 kg/tanaman serta bagi yang non organik berikan urea serta KCl masing-masing berdosis 80 & 45 kg per hektar.
*Bagi Anda yang membutuhkan karung atau waring sayur untuk packing segala jenis hasil panen bisa langsung Hub. 081232584950 | 087702821277 | 085233925564 
Info harga bisa Anda cek DISINI

- Pemangkasan
Pemangkasan bagi terong ungu pula harus dikerjakan yakni dengan mengambil maupun memotong tunas liar yang ada di ketiak daun awal sampai bunga awal, supaya pada tunas baru dan juga bunga bisa tumbuh dengan cepat.

5) Pemanenan

Masa pemanenan terong ungu bisa dikerjakan ketika tanaman telah berusia sekitar 30 hari sesudah penanaman ataupun 15-18 hari sesudah tanaman tumbuh bunga. Terong ungu bisa dipanen 2x dalam 1 minggu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar