Jumat, 07 April 2017

Tips Jitu Budidaya Kacang Tanah Dengan Hasil Melimpah


Kacang tanah atau (Arachis hypogaea L.) merupakan tanaman polong-polongan anggota suku Fabaceae yang dibudidayakan, serta menjadi kacang-kacangan kedua terpopuler setelah kedelai di Indonesia.
Budidaya kacang tanah cocok di daerah dengan curah hujan sedang.Jika curah hujan terlalu tinggi,dapat menyebabkan bunga sulit diserbuki serta zona perakaran terlalu lembab sehingga menyuburkan pertumbuhan jamur serta penyakit yang menyerang buah. Penyinaran matahari penuh dibutuhkan saat perkembangan daun serta pembesaran buah. Budidaya kacang tanah idealnya berada di ketinggian 50-500 meter dari permukaan laut.Budidaya kacang tanah efektif dilakukan pada tanah gembur.

Unsur Ca sangat diperlukan tanaman kacang tanah pada fase generatif. Ketersediaan unsur Ca sangat berpengaruh pada produktivitas tanaman kacang dalam menghasilkan kacang. Dalam metode pertanian organik, unsur Ca dapat dicukupi dari penambahan kapur pertanian atau dolomit saat pengolahan lahan. Pada lahan yang mempunyai tingkat keasaman tinggi, keperluan untuk menambahkan kapur lebih tinggi dibanding lahan kering yang mempunyai pH netral.Berikut Tips untuk budidaya kacang tanah agar hasil panen anda melimpah.
*Baca Juga : Cara Mudah Budidaya Tomat Hidroponik Menggunakan Botol Bekas

Pemilihan benih kacang tanah
Benih kacang tanah diperoleh dari kacang yang dibiarkan hingga tua, kira-kira 100 hari. Buah yang siap dijadikan benih warnanya kehitaman serta apabila dibuka tidak memiliki selaput pada bagian dalam cangkang. Setelah benih dipanen,pilih pilih  terlebih dahulu kemudian jemur selama 4-5 hari. Untuk menjaga kualitasnya, benih kacang tanah hendaknya disimpan selama 3-6 bulan saja. Cangkang kacang tanah sebaiknya tidak dikupas selama masa penyimpanan. Buka cangkang hanya apabila benih akan digunakan. Benih yang paling cocok untuk ditanam ialah benih yang baru.

Pengolahan tanah dalam budidaya kacang tanah 
Untuk memperoleh hasil panen maksimal, tanah tempat budidaya kacang harus gembur,jika tanah tidak gembur maka tanah harus di bajak,lalu tambahkan kapur sebanyak 2 ton per hektar. Campurkan secara merata dan diamkan selama 2 hari.
Gunakan pupuk kandang yang telah jadi atau pupuk kompos sebagai pupuk dasar.Campurkan dengan tanah secara merata. Budidaya kacang tanah dapat dibuat dengan bedengan atau tanpa bedengan. Bedengan diperlukan apabila lahan yang dipakai rawan tergenang air. Drainase yang baik diperlukan untuk menjaga kesehatan tanaman.
Penanaman kacang tanah dilakukan dengan teknik ditugal dengan jarak tanam 25×25 cm secara serempak. Isi setiap lubang dengan satu butir benih. Diperlukan sekitar 50 kg benih kacang tanah untuk satu hektar. Setelah benih ditanam, siram setiap pagi serta sore. Kacang tanah akan berkecambah setelah 4-7 hari.

Perawatan serta pemupukan Kacang Tanah
Kacang tanah sudah mulai berbunga pada umur 20 hari serta berlanjut hingga umur 75 hari. Hanya bunga yang keluar diatas umur 30 hari yang akan menjadi polong. Setelah terjadi penyerbukan serta pembuahan, akan tumbuh bakal buah pada hari ke-3 sampai ke-4. Kemudian bakal buah tersebut akan menuju serta menembus tanah untuk membentuk polong.
Perawatan yang diperlukan pada saat tanaman berbunga yaitu pemberian pupuk tambahan yang banyak mengandung posfor, supaya buahnya bagus serta banyak. Selain itu, lakukan penyiangan serta pembubunan tanah sehingga menutupi akar, batang serta daun bagian bawahnya. Hal ini bertujuan untuk memperbanyak biji.
Beberapa hama yang biasanya menyerang tanaman kacang tanah diantaranya uret (pemakan akar), ulat penggulung daun, ulat grayak, serta ulat jengkal. Sedangkan, jenis penyakit yang sering dijumpai adalah penyakit layu, sapu setan, bercak daun, gapong, sklerotium, serta penyakit karat. Pengendalian hama serta penyakit tersebut ialah dengan melakukan olah tanah dengan baik, penggunaan pupuk kansertag yang sudah matang, penyiangan tanaman secara intensif, membersihkan  gulma, menanam serentak, pergiliran tanaman. Tanaman yang berpenyakit dicabut, dibuang serta dibakar, sanitasi lingkungan serta menanam varietas tanaman yang tahan penyakit.
*Baca Juga : 9 Langkah Paling Jitu Mengusir Dan Membasmi Kutu Beras Dengan Sangat Mudah

Panen kacang tanah
Kacang tanah dipanen pada umur 90 hari setelah masa tanam. Ciri-ciri fisik kacang tanah siap untuk dipanen antara lain batang tanaman mengeras,warna daun menguning serta berguguran. Selain itu anda juga bisa mengambil sample serta memeriksa secara langsung apakah bijinya sudah terisi penuh atau tidak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar