Selasa, 11 April 2017

Cara Jitu Budidaya Singkong Supaya Hasil Menjadi Melimpah


Ketela pohon atau singkong (Manihot utilissima) merupakan  tanaman perdu tahunan dari suku Euphorbiaceae. Umbinya bisa digunakan sebagai makanan pokok penghasil karbohidrat serta daunnya sebagai sayuran.

Singkong mempunyai nilai harga jual yang lumayan tinggi sehingga banyak petani yang lebih memilih singkong sebagai tanaman kebun mereka. Singkong juga dapat dimanfaatkan sebagai camilan,makanan tradisional,dan lain sebagainya.Berikut bagaimana cara menanam singkong yang baik agar hasil melimpah.
*Baca Juga : Budidaya Selada Di Pekarangan Rumah Ternyata Mudah Loh.

Syarat Pertumbuhan Singkong
Singkong dapat tumbuh maksimal pada tanah yang tanah yang berstruktur remah, gembur, tidak terlalu liat serta tidak terlalu poros serta kaya bahan organik serta  memiliki kadar pH tanah berkisar antara 4,5 – 8,0 dengan pH ideal 5,8.
Suhu udara minimal bagi tumbuhnya ketela pohon/singkong sekitar 10 derajat Celcius serta kelembaban udara yang cocok untuk tanaman singkong yaitu berkisar antara 60 %.

Pengolahan Lahan untuk Singkong
Tanah harus di cek tingkat keasamanya.Tingkat keasaman tanah minimal 4,5 dengan pH yang ideal adalah 5,8.Jika pH tanah dibawah 4,5 maka lahan harus dilakukan pengapuran untuk menetralkan tingkat keasaman tanah.
Lahan tempat penanaman harus terbebas dari gulma atau tanaman penggangu.Jika lahan sudah bersih dari gulma dan memiliki tingkat keasaman yang cocok, kemudian cangkul tanah dan buatlah bedengan sebagai tempat menanamnya.Bedengan berfungsi untuk menghindari genangan air hujan Serta dapat mempermudah dalam pemanenan nanti.

Pemilihan bibit Singkong
Sebaiknya gunakan bibit dengan varietas yang unggul yang mempunyai potensi hasil panen melimpah, disukai konsumen, serta cocok untuk daerah penanaman.
Bibit didapat dari tanaman induk yang cukup tua (10-12 bulan) dengan pertumbuhannya yang normal serta sehat dan seragam. Batang telah berkayu serta berdiameter kurang lebih 2,5 cm lurus dan belum tumbuh tunas-tunas baru.

Teknik Penanaman
Penanaman harus memperhatikan musim serta curah hujan.Waktu tanam yang paling baik ialah awal musim hujan atau setelah penanaman padi. Jarak tanam yang digunakan pada pola monokulturan ialah 80 x 120 cm.
Sebelum bibit ditanam disarankan agar bibit direndam terlebih dahulu dengan pupuk hayati SOT HCS yang telah dicampur dengan air selama 3-4 jam.Kemudian baru dilakukan penanaman di lahan, ini sangat bagus untuk membantu pertumbuhan dari bibit.
Penanaman dilakukan dengan melancipkan ujung bawah stek Ketela, kemudian ditanam sedalam 5 – 10 cm ke dalam tanah.

Perawatan Tanaman Singkong
Penyiangan
Penyiangan bertujuan untuk membuang semua jenis rumput/tanaman liar/tanaman pengganggu yang hidup disekitar tanaman. Dalam satu musim, minimal dilakukan penyiangan sebanyak 2 kali.

Pembubunan
Lakukan dengan menggemburkan tanah disekitar tanaman serta setelahnya dibuat seperti gundukan. Waktu pembubunan bersamaan dengan penyiangan, hal ini dapat menghemat biaya. Jika tanah disekitar pohon terkikis air hujan atau karena sebab yang lain, maka perlu dilakukannya penimbunan ulang.

Pemangkasan
Perempelan/Pemangkasan tunas perlu dilakukan kerana minimal setiap pohon harus mempunyai 2 atau 3 cabang, hal ini agar batang pohon tersebut bisa digunakan sebagai bibit lagi dimusim tanam mendatang.

Pemupukan
Pemupukan perlu dilakukan dengan Pupuk Kandang.Pemupukan dilakukan jika tanaman dirasa tumbuh kurang ideal dan pada saat tanaman singkong berumur antara 2- 3 bulan.
*Baca Juga : Cara Mudah Budidaya Kentang Dengan Hasil Maksimal

Pengairan serta Penyiraman
Kondisi lahan ketela pohon dari awal tanam sampai umur 4-5 bulan selalu dalam keadaan lembab, tapi tidak terlalu becek. Pada tanah kering perlu dilakukan penyiraman serta pengairan. Pada musin kering, penyiraman dilakukan dengan cara disiram langsung.

Panen Singkong
Singkong dapat dipanen pada saat warna daunnya mulai menguning serta banyak daun yang rontok atau jika telah mencapai umur antara 6–8 bulan untuk varietas Genjah serta 9–12 bulan untuk varietas dalam.Singkong dipanen dengan cara mencabut batangnya serta umbi yang tertinggal diambil dengan cangkul atau garpu tanah.Pastikan tidak merusak umbinya karna dapat menurunkan kualitas serta harganya saat dijual nanti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar