Jumat, 23 Desember 2016

Waring Sayur Pembungkus Buah

Buah klimaterik adalah buah yang menghasilkan etilen dengan jumlah banyak selama periode pematangan atau setelah panen. Etilen merupakan senyawa yang dapat mempercepat proses pematangan buah. Buah klimaterik memiliki respirasi yang lebih tinggi sehingga mudah matang dan kemudian busuk jika tidak segera dikonsumsi atau penyimpanannya tidak tepat. Buah klimaterik contohnya adalah pisang, tomat, apel dan papaya. Buah tipe ini membutuhkan metode pascapenen yang tepat agar buah tetap dalam keadaan segar dan tidah mudah busuk.

Etilen berbentuk gas dan mudah menguap dari buah. Akumulasi etilen, terutama saat buah dibungkus semakin mempercepat proses pematangan dan kemungkinan buah cepat busuk menjadi semakin tinggi. Buah nonklimaterik adalah sebaliknya, buah tipe ini tidak memproduksi etilen dalam jumlah banyak sehingga lebih awet dan masa penyimpanan lebih lama. Contoh buah non klimaterik adalah jeruk, nanas, semangka dan melon.
#Baca juga Waring Sayur Untuk Kemasan Bawang.

Buah setelah dipanen akan terjadi proses transformasi dan metabolisme. Proses metabolisme pada buah dapat menyebabkan berkurangnya kualitas produk. Pengurangan laju respirasi sampai dapat memperpanjang daya simpan produk segar. Pengendalian respirasi tersebut dapat dilakukan dengan cara pelapisan, penyimpanan suhu rendah, dan pemilihan kemasan.

Buah-buahan apabila setelah dipanen tidak ditangani dengan baik, akan mengalami perubahan akibat pengaruh fisiologis, fisik, kimiawi, parasitik atau mikrobiologis, dimana ada yang menguntungkan dan ada yang sangat merugikan (kerusakan/busuk) bila tidak dapat dikendalikan dengan baik. Adanya faktor penanganan pasca panen yang baik secara umum mulai dari pemanenan, pengumpulan, sortasi, pembersihan dan pencucian, grading, pengemasan, pemeraman, penyimpanan dan pengangkutan, dapat mengurangi kerusakan pada buah.

Setelah melalui tahap pengumpulan, sortasi, dan pembersihan tidak kalah penting adalah metode pengemasan agar buah tetap dalam keadaan segar dan terhindar dari kerusakan. Metode pengemasan juga disesuaikan dengan jenis buah, jumlah panen, dan biaya. Kemasan yang sesuai dengan biaya minimal adalah kebutuhan yang sangat penting dalam proses distribusi. Penggunaan waring sangat penting sebagai pembungkus buah setelah proses panen dan ketika dalam proses distribusi. Hal ini untuk menjaga kesegaran buah serta melindungi buah agar tidak rusak.

Waring sayur yang berbentuk karung memiliki ukuran tertentu sehingga sangat praktis digunakan dan harganya terjangkau karena dapat digunakan berulang kali. Lubang pada waring sayur memberikan sirkulasi udara pada sayur sehingga sayur tidak lembab dan mudah berjamur serta busuk.
# Baca juga Mengenal Berbagai Jenis Waring dan Manfaatnya.

Waring beraneka warna sesuai dengan ukuran menjadikan kemasan tetap menarik dan menjaga sayuran dari kerusakan dan hama besar pemakan sayuran. Saat ini banyak produsen waring sayur yang menawrkan dagangan secara online dan offline. Perhatikan kualitas dan harga waring sayur sebelum memtuskan untuk membeli. Karena, kualitas yang buruk membuat waring sayur cepat rusak dan akan menimbulkan masalah dalam distribusi juga menambah biaya. Waring sayur juga memiliki beragam ukuran yang dapat disesuaikan dengan jenis atau jumlah buah yang ingin dikemas dalam satu kemasan.

Kami adalah produsen waring sayur yang menyediakan waring dengan berbagai pilihan warna dan ukuran. Selain untuk digunakan secara pribadi kami juga siap menjadi distributor jika anda ingin menjadi wirausahawan yang berkecimpung di bidang alat pertanian dan peternakan.

Untuk informasi lebih lanjut silahkan menghubungi kami: SMS/Call/WA: 08123.258.4950  - 0877.0282.1277 - 0852.3392.5564 (SMS 24 jam) (Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15-16.00 WIB) atau melalui telepon ke 0318830487 dan Email ke limcorporation2007@gmail.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar