Senin, 23 Mei 2016

Waring Sayur Untuk Usaha Produsen Sayuran Segar

Dalam sehari, berapa kali anda menerima pesan di ponsel anda, yang isinya tentang kesehatan atau tips-tips seputar gaya hidup sehat? Rasanya belakangan ini gaya hidup sehat mulai mengemuka. Salah satunya dengan maraknya gerakan makan sayur, food combining, bahkan gerakan makan raw food atau makanan minim proses, sehingga gizi yang diperlukan tidak rusak. Semua itu merupakan beberapa contoh perubahan pola makan masyarakat belakangan ini. Sehingga banyak keluarga yang mulai mengubah pola makannya dengan banyak memasukkan sayuran ke dalam menu makan sehari-hari. Untuk pembelian sayuran sendiri biasa dilakukan dalam jumlah besar, terutama apabila penggunaannya juga dilakukan dalam jumlah besar.

Sehingga memudahkan dalam hal ketersediaan sayuran, misalnya untuk kebutuhan seminggu ke depan. Banyak sekali keluarga yang belakangan ini mulai melakukan pembelian sayur dalam jumlah besar langsung dari petani, terutama apabila sayuran sudah merupakan menu wajib harian yang bisa disantap 3 kali dalam sehari. Dengan melakukan pembelian langsung dari petani kita bisa mendapat harga yang wajar dan sayuran terjamin lebih segar.

Untuk anda yang produsen sayuran segar, yang membeli langsung sayurannya dari petani, toko atau warung anda akan banyak dikunjungi oleh konsumen yang biasanya berbelanja sayuran dalam jumlah cukup besar. Karena rumah konsumen berjarak cukup jauh dari pertanian, kesempatan membeli langsung sayuran dari produsen seperti anda, adalah kesempatan langka dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Nah lalu tantangan selanjutnya adalah bagaimana menjaga agar sayuran itu tetap segar selama perjalanan dari pertanian sampai ke rumah. Pastinya hal pertama yang diperhatikan adalah benar-benar memilih sayuran yang segar.

Kemudian perhatikan juga pengemasan yang akan kita lakukan. Jangan sampai konsumen yang sudah membeli sayuran segar dalam jumlah banyak, merasa kecewa karena saat tiba di rumah sayurannya rusak dan tidak bisa disimpan lagi untuk persediaan.
Maka proses pengemasan dari pihak produsen menjadi krusial. Yang harus diperhatikan dalam proses pengepakan antara lain adalah jenis sayur yang dikemas, kuantitas, dan jarak tempuh dari tempat produsen sampai ke rumah konsumen. Untuk jenis sayuran tertentu, apabila pembelian tidak dilakukan dalam jumlah banyak, plastik bisa dijadikan pilihan.

 Tapi untuk konsumen yang sangat memanfaatkan waktu berbelanjanya di tempat anda dengan sebaik-baiknya, dan membeli sayuran dalam jumlah banyak, pengemasan dengan plastik pasti akan merusak sayuran. Karena tekstur plastik yang tidak berpori, akan menutup sirkulasi udara untuk sayuran. Maka pilihan pengemasan bisa dialihkan dengan menggunakan waring sayur. Mengapa waring sayur? Karena dengan waring sayur yang berpori-pori besar, maka sayuran akan mendapat sirkulasi udara yang cukup.

Hal tersebut akan menjamin kesegaran dan membuat sayuran tidak mudah rusak. konsumen pun akan merasa puas karena saat tiba di rumah, sayuran masih dalam keadaan segar dan siap disimpan untuk jangka waktu tertentu. Konsumen yang puas adalah jaminan pelanggan tetap bagi anda sebagai produsen, dan dampaknya adalah kemajuan bisnis anda. Dengan waring sayur, produsen juga bisa menentukan jenis ukuran yang akan digunakan. Mulai dari ukuran yang kecil (kira-kira 40 x 70 cm) sampai dengan ukuran yang paling besar, tinggal dipilih sesuai dengan banyaknya sayur yang dibeli oleh konsumen.

Pastikan waring sayur yang anda gunakan adalah waring sayur berkualitas baik. Jahitannya kuat dan rapi karena akan menampung berbagai jenis sayuran dan dalam ukuran berat yang beragam. Pastikan juga harganya terjangkau, sehingga anda cukup mengeluarkan  biaya minimal dengan kualitas maksimal. Hubungi kami segera untuk info menarik lebih lanjut mengenai waring sayur sesuai kebutuhan anda.
#Baca juga Waring Ikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar