Senin, 16 Mei 2016

Waring Sayur dan Pengepakan Pasca Panen

Petani sayur di Indonesia, belakangan ini pasti menyadari adanya peningkatan permintaan atau supply akan sayuran segar dari masyarakat. Karena adanya gaya hidup sehat yang mulai disadari oleh masyarakat kita sehingga menu sayuran pun mulai masuk  dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat mulai menyadari pentingnya sayuran segar untuk kesehatan. Nah petani sayuran adalah rantai pertama dalam siklus proses produksi sayuran segar tersebut.

Bagaimana cara menjaga sayuran tetap segar pasca panen?
Banyak petani yang belum mengetahui pentingnya pengelolaan sayuran setelah dipanen. Umumnya petani masih menggunakan cara yang tradisional. Sehingga akan mempengaruhi hasil akhir dari sayuran yang akan dipasarkan. Kegiatan pasca panen merupakan salah satu mata rantai yang penting dalam keseluruhan proses dalam pertanian. Karena hal ini akan mempengaruhi mutu sayuran agar tetap segar,  menekan kerugian dan memperpanjang daya simpan. Hal yang berpengaruh dalam kegiatan pasca panen terhadap kualitas sayuran antara lain adalah dalam proses pengepakan. Saat ini tersedia banyak petani yang menggunakan rumah khusus pengepakan untuk mengepak sayurannya, biasa disebut rumah kemasan.

Pengetahuan petani tentang pengelolaan pasca panen ini bisa jadi belum cukup untuk membuat hasil produksi sayuran menjadi sayuran segar yang banyak dicari konsumen. Karenanya pengetahuan tentang pemilihan kemasan produksi sayuran ini juga merupakan hal yang penting. Yang diperhatikan dalam memilih jenis pengepakan untuk hasil produksi sayur antara lain adalah kemasan penyimpan harus memberikan perlindungan terhadap jenis sayuran, agar tetap segar dan tidak rusak walaupun masih harus melalui proses pengiriman. Selain itu juga harus kemasan penyimpan harus tersedia dalam berbagai ukuran, agar bisa menampung kuantitas produksi sayuran sesuai dengan kebutuhan. Proses penyimpanan dan pengepakan juga harus memperhatikan jumlah produksi, jenis sayuran dan jarak tempuh dari rumah kemasan ke produsen atau pembeli langsung.

Waring sayur bisa dijadikan pilihan dalam hal pengepakan sayuran segar yang siap untuk dikirim ke produsen. Ukuran yang tersedia juga bermacam-macam, sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan petani. Jenis sayuran yang bisa dipakai dalam pengepakan menggunakan waring ini sebaiknya adalah jenis sayuran yang dengan tekstur keras sehingga tidak akan merusak sayuran saat dilakukan penyusunan. Walaupun untuk sayuran dengan tekstur lebih lembut pun bisa juga digunakan dengan sedikit pemyesuaian terutama saat penyusunan agar sayuran tidak terlalu tertindih dan menjadi rusak.

Penggunaan waring sayur ini juga biasa dipakai untuk pengepakan dengan peti, biasanya untuk pengiriman jarak jauh. Karena untuk mencegah agar sayuran tidak tercecer di dalam peti, maka terlebih dahulu dikemas dengan waring sayur baru kemudian dimasukkan ke dalam peti. Sedangkan untuk jarak dekat, dengan waring sayur yang berkualitas saja sudah cukup dapat mengemas  hasil panen sayuran.

Pengetahuan tentang cara mengolah sayuran pasca panen bisa meningkatkan nilai ekonomis dari produksi sayuran itu sendiri. Sehingga pengetahuan ini harus disebarluaskan ke para petani dan rumah kemasan yang banyak tersebar di sekitar area pertanian. Terutama adalah cara melakukan pengepakan dengan menggunakan waring sayur ini. Karena selain harganya lebih murah, tapi dengan menggunakan waring sayur berkualitas akan tetap bisa menjaga hasil panen tetap segar di tangan produsen maupun langsung ke tangan konsumen, walaupun dengan menekan biaya pengepakan.

Dengan waring sayur berkualitas, kemasan pengepakan terjamin tetap segar karena bentuk waring sayur yang berpori, tersedia dalam berbagai ukuran sehingga bisa diseusiakan dengan kebutuhan, dan bisa digunakan untuk berbagai jenis sayuran untuk diantar ke berbagai jarak tempuh, dengan dilakukan beberapa penyesuaian untuk jarak tempuh yang cukip jauh. Silahkan hubungi kami untuk mendapatkan waring sayur berkualitas.
Baca juga Cara Budidaya Tanaman Kentang 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar