Senin, 19 Juni 2017

Cara Budidaya Uwi Kelapa, Tanaman yang Sudah Mulai Langkah


Tanaman uwi pada umumnya memiliki batang berbentuk persegi dan berwarna sesuai dengan jenisnya. Batang tanaman uwi membelit pada tegakan pohon dan bisajuga menjalar di permukaan tanah. Batang uwi tidak memiliki duri begitu juga dengan akarnya. Daun uwi termasuk daun tunggal dengan bentuk jantung yang memanjang. Warna daun juga sesuai dengan jenis uwinya. Bunga berbentuk tandan dan berwarna hijau. Tanaman uwi berasal dari Asia tenggara kemudian menyebar ke India.

Uwi kelapa tersebar luas di kawasan Asia tropika dan pertama kali dibudidayakan di Indonesia. Di Timor Barat terdapat dan tersebar serta dibudidayakan sebagai tanaman ladang atau tanaman pekarangan. Uwi kelapa mempunyai umbi dengan bentuk tidak beraturan dan dengan banyak akar kasar di bagian pangkal batang. Daging umbi berwarna putih, krem, atau ungu cerah. Batang muda bersegi empat dan bersayap. Daunnya berbentuk jantung, bertulang 5 sampai 7 termasuk tulang daun utama. Tangkai daun bersemu kemerahan di bagian pangkal dan dasar daun. Uwi ini menghasilkan umbi udara yang berukuran kecil. Dalam bahasa Inggris disebut water yam, winged yam, atau purple.
*Baca juga Pentingnya Waring Sayur Untuk Hasil Bumi Perkebunan dan Pertanian

Tanaman ini tumbuh pada musim hujan dan kemudian mengering pada musim kemarau. Batang bisamencai panjang lebih dari 10 m, bercabang banyak, dengan pucuk muda dan pangkal tangkai daun berwarna ungu bersemu merah. Daun berbetuk jantung, duduk berhadapan, bertangkai panjang, panjang sampai 20 cm. Bunga jantan berbentuk malai dengan panjang sampai 30 cm, terbentuk pada ketiak daun, terdiri atas banyak bunga tunggal berukuran kecil, bunga betika berbentuk spike dan ukuran yang lebih kecil, bunga jantan dan betina terbentuk pada tanaman yang berbeda. Buah berupa buah kapsul beruang tiga yang di dalamnya terbisabiji bersayap. Uwi kelapa menyerupai uwi umbi udara, tetapi uwi umbi udara mempunyai umbi dalam tanah yang berukuran lebih kecil, daun yang duduk berselang-seling, dan menghasilkan lebih banyak umbi udara.

Tanaman jenis ini bisa tumbuh di berbagai jenis tanah bahkan di daerah pegunungan yang kering dan berkapur. Tanaman uwi akan tumbuh besar jika ditambatkan pada pohon randu, lamtoro, ataupun pohon yang lainnya yang tidak memiliki akar serabut. Semakin tinggi rambatan atau panjatannya, umbi yang dihasilkan oleh uwi juga akan semakin besar. Hal ini karena akan semakin banyak cahaya matahari yang bisa diterima oleh uwi untuk melakukan proses fotosintesis.

Tanaman uwi dapat diperbanyak dengan cara menggunakan tunas yang tumbuh pada kepala umbi. Penanaman dilakukan pada musim hujan dengan menanam langsung tunas pada lubang yang telah disediakan. Lubang tersebut kemudian ditutup dengan tanah yang sudah dicampur dengan seresah. Pupuk yang digunakan hanya pupuk kompos karena pupuk kandang bisa menyebabkan umbi uwi menjadi busuk.

Tanaman ini bisa dipanen pada saat tanaman sudah berumur minimal satu tahun. Akan tetapi, pemanenan yang dilakukan setiap tiga tahun sekali bisa membuat umbi uwi mencapai berat hingga 50 kg. pada musim kemarau, tanaman akan mengalami dormansi dan akan tumbuh kembali ketika musim hujan datang atau pada saat kelembaban tanah mencukupi.
*Info harga terupdate untuk waring sayur silahkan dicek DISINI

Umbi dari tanaman ini bisa dimanfaat kan serta di olah menjadi berbagai olahan. Pengolahan umbi uwi sangat sederhana yaitu cukup dikukus, diebus, digoreng, ataupun dibakar. Hingga saat ini, masih jarang tepung yang terbuat dari uwi. Sebagian masyarakat juga menggunakan uwi wulung sebagai obat thypus. Uwi bisadiekstrak diosgnin, suatu senyawa sejenis saponin yang menjadi prekusor dalam sintesa hormone steroid sebagai bahan baku kontrasepsi oral. Sampai saat ini, pemasaran oleh masyarakat masih terbatas dalam bentuk umbi segar, rebus atau dalam bentuk getuk.

Jumat, 09 Juni 2017

Pentingnya Waring Sayur Untuk Hasil Bumi Perkebunan dan Pertanian


Negara Indonesia tentunya sangat terkenal akan hasil buminya, baik hasil Pertanian ataupun Perkebunan. Hasil pertanian dan perkebunan di Indonesia mayoritas adalah untuk didistribusikan di negara sendiri. Bahkan saat ini di Negara tercinta ini beberapa produk perkebunan malah masih di impor dari negara luar.

Berkaitan dengan distribusi hasil bumi, maka cara mengemas/packing hasil bumi pun harus di1perhatikan. Sebagian besar hasil bumi dalam pendistribusiannya masih harus tetap berinteraksi dengan udara. Ini bertujuan agar hasil bumi tetap segar sehingga tidak mudah busuk. Hasil bumi seperti Cabai, Wortel, Tomat, Kol, Kentang memerlukan packing yang berongga untuk menjaga kwalitas nya agar tetap segar dalam proses pendistribusian.
*Baca juga Mengenal Apa Itu Tanaman Palawija

Karung Waring atau Waring Sayur

Karung packing atau pembungkus buah-buahan maupun sayur-sayuran ini pada umumnya dibuat ber-rongga. Rongga inilah yang membuat hasil bumi ini masih bisa berinteraksi dengan udara sehingga kwalitasnya tetap segar. Dan untuk para petani sayur sangat dianjurkan untuk memakai pembungkus yang pas yaitu waring sayur ini.

Pastinya Anda semua sudah faham kan apa itu Waring? Waring adalah Anyaman dari benang yang terbuat dari plastik. Waring ini sangat banyak ragam dan kegunaannya. Baik untuk Perikanan, Pertanian ataupun Perkebunan. Di bidang perikanan, Waring yang digunakan biasanya adalah Waring RK, waring ini biasanya digunakan untuk pembuatan Kolam / Empang Keramba Ikan. Waring jenis lainnya yaitu yang biasa digunakan di pertanian dan perkebunan yang digunakan sebagai Pagar Tanaman. Waring Pagar Tanaman ini banyak manfaatnya, selain menyederhanakan bentuk pagar, waring pagar ini juga bisa menjaga tanaman dari hama perkebunan / pertanian.

Waring Sayur yang disediakan oleh Lim Corporation yaitu berbentuk Persegi panjang (seperti Karung) berbagai macam ukuran. Dipercantik lagi dengan pilihan warna yang dapat disesuaikan dengan selera para pembeli.
*Info harga waring sayur terupdate silahkan klik DISINI

Demikian Informasi mengenai waring sayur yang bisa kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Untuk pemesanan karung waring/waring sayur silahkan hubungi kami pada hari dan jam kerja
Hari : Senin - Sabtu
Pukul     : 08.00 - 16.00 WIB
Telepon : 081232584950 | 087702821277

Kamis, 01 Juni 2017

Mengenal Apa Itu Tanaman Palawija


Istilah Palawija (Sanskerta: phaladwija) secara harfiah berarti tanaman kedua. Berdasarkan makna dari bahasa Sanskerta, palawija bermakna hasil kedua, dan merupakan tanaman hasil panen kedua di samping padi. Istilah palawija (polowijo) berkembang diantara para petani di Pulau Jawa untuk menyebut jenis tanaman pertanian selain padi.

Apa Saja Jenis Tanaman Palawija?
Tanaman pertanian yang bisa disebut sebagai palawija antara lain:
- Jagung
- Sorghum
- Kacang hijau
- Kacang tunggak
- Kedelai
- Singkong
- Kentang
- Ubi
- Gembili
- Wortel
- Mentimun
- Oyong
- Kacang panjang
- Talas.

Menurut beberapa buku menyebutkan buah yang tumbuh menempel di atas tanah juga disebut palawija, seperti labu, blewah, dan semangka, meski dalam definisi pertanian modern mereka disebut dengan hortikultura.

# Baca juga Cara Budidaya Kacang Tanah Agar Hasil Melimpah

Apa Itu Pertanian Berkelanjutan?
Pada sistem yang menekankan pertanian berkelanjutan, palawija merupakan salah satu komponen untuk melakukan rotasi tanaman. Palawija mampu menghemat air di musim kering sehingga tidak memberikan beban bagi irigasi, terutama ketika irigasi tidak mampu memberikan cukup air bagi padi sawah. Palawija juga mampu menjadi sumber penghidupan di dataran tinggi di mana padi tidak dapat tumbuh. Pada lereng Gunung Merapi, petani melakukan rotasi tanaman dengan menanam padi yang diselingi palawija untuk memutus siklus hidup hama tikus. Rotasi tanaman ini terbukti meningkatkan produktivitas hasil pertanian setempat.

Pada sisi lain, palawija merupakan tanaman yang cukup rentan terhadap serangan hama sehingga membutuhkan lebih banyak pestisida. Palawija juga rentan dengan serangan "hama besar" seperti babi hutan (Celeng).

# Jangan lewatkan Khasiat Buah Naga Yang Jarang Diketahui Orang

Peran Palawija Untuk Ketahanan Pangan
Palawija/polowijo merupakan salah satu kunci dalam menggalakkan diversifikasi pangan di Indonesia demi mempertahankan ketahanan pangan. Lahan tidur yang tidak tergarap, misal lahan bekas kehutanan, bisa ditanam palawija karena penanaman palawija tidak membutuhkan banyak air. Jika terwujud, hal ini dapat meningkatkan produksi pangan. Berbagai petani juga memilih untuk beralih ke palawija ketika komoditas utama mereka mengalami penurunan harga, seperti yang dialami petani tebu di Jawa Tengah.

Penggunaan Waring Ikan Untuk Dinding Kandang Ayam


Berternak ayam tidak akan lepas dengan yang namanya kandang ayam, layaknya sebuah rumah kandang ayam juga harus nyaman dan tentunya higienis. Memang dalam pembuatan design kandang ayam ini gampang-gampang susah apalagi bagi anda yang berternak ayam dalam skala besar,kandang ayam bisa jadi momok.

Dalam pembuatan kandang ayam ini yang terpenting adalah ventilasi udara dan bahan yang digunakan dapat melindungi, jangan sampai ayam anda terkena penyakit atau bahkan mati hanya karena kandang ayam yang tidak nyaman,tidak higienis, selain kenyaman dan kehigieniesan kandang ayam juga harus dapat melindungi dari hewan liar,cuaca buruk dan kandang ayam juga harus kuat supaya ayam tidak mudah lepas.

# Baca juga Aneka Jenis Waring Ikan (Waring Hitam)

Nah,salah satu material yang tak lepas dari pembuatan kandang ayam yaitu waring ikan. Waring ikan kok untuk kandang ayam sih..? waring ikan ya untuk ikan bukan ayam….eits waring ikan juga bisa untuk kandang ayam kok. Dengan menggunakan waring ikan ini sirkulasi didalam kandang menjadi bagus, suhu didalam kandang jadi tidak terlalu panas. 

Waring ikan diaplikasikan pada kandang ayam yang fungsinya hampir sama dengan jendela ,yaitu untuk kelancaran sirkulasi udara. Lalu,dimana mencari waring ikan….? Bagi anda yang sedang mencari waring ikan TL atau RK anda bisa hub kami 085233925564 | 087702821277 | 081232584950 . Untuk info harga waring ikan terupdate silahkan klik DISINI.

Selasa, 30 Mei 2017

Panduan Lengkap Budidaya Ikan Nila, Agar Panen Besar!


Ikan nila ialah semacam ikan untuk konsumsi di perairan tawar. Ikan ini diproduksi oleh Afrika, benarnya Afrika bagian timur, pada tahun 1969, serta sekarang jadi ikan peliharaan yang terkenal di setiap kolam air tawar di Indonesia dan juga hama di tiap sungai serta danau di Indonesia. Nama ilmiahnya yakni Oreochromis niloticus, serta dalam bahasa Inggris disebut sebagai Nile Tilapia.

Nah, berikut akan dipaparkan tahap-tahap budidaya Ikan Nila dengan hasil yang melimpah serta menguntungkan, yaitu antara lain :
1). Lahan Pemeliharaan (Kolam)
Untuk kolam sendiri bisa dipasangkan dengan situasi lingkungan Anda tinggal, Anda dapat memakai berbagai macam jenis-jenis kolam, seperti contoh Anda membuat kolam di area persawahan, kolam, tambak yang terbuat oleh batu dan juga semen, atau dapat juga menggunakan media terpal sebagai area pemeliharaanya. Menurut pengalaman oleh beberapa orang, media terpal lebih menghemat ongkos serta pas untuk Anda yang pemula usaha ini.


2). Pembuatan Kolam
Untuk luas serta ukuran kolam bisa dipaskan sesuai apa yang dibutuhkan dan keinginan Anda, contohnya : lebar 2m x luas 2m dan tinggi sekitar 2, 5 m (guna persyaratan skala kecil). Pada ukuran itu Anda sudah bisa memelihara ikan kurang lebih sekitar 1500 ekor ikan. Sebelum Anda memasukkan ikan nila ke dalam kolam yang baru, harusnya Anda mengerjakan persiapan yakni :
a. Kolam yang baru selesai di buat sebelum ketika di penuhi air usahakan dikasih pupuk organik dengan ketebalan sekitar 2cm.
b. Kasih daun jerami atau juga dapat memakai daun yang sudah kering dan lapuk kira-kira 2 cm.
c. Masukkan kapur serta garam secukupnya lalu taburkan ke semua area kolam.
d. Kalau proses di atas telah usai, diamkan kolam sekitar 2 hari jangan terlebih dulu menambahkan air ke dalam kolam.
e. Setelah kolam di isi air diamkan selama 7 hari, lalu setelahnya benih bibit ikan ditambahkan ke kolam, yakni bertujuan supaya pupuk bisa terurai secara maksimal serta merata dan dapat dipakai sebagai makanan organik untuk bibit ikan tersebut.

# Baca juga Cara Budidaya Ikan Lele Yang Benar

3). Bibit Ikan Nila
Bibit ikan bisa Anda beli di penyedia bibit ikan jika tidak ingin susah-susah mencari. Belilah bibit ikan yang sehat serta berkualitas dan bermutu, karena ini sangatlah berpengaruh pada hasil akhir panen mendatang.

4). Perawatan Ikan
Kalau perawatan ikan nila ini sangat mudah, berikut tahap-tahap perawatan ikan yang wajib Anda terapkan serta kerjakan :
a. Kasih makanan 2 kali dalam sehari, dianjurkan pada waktu pagi serta sore hari
b. Berikan vitamin guna perkembangan serta kesehatan ikan, sekitar 1 kali dalam sebulan.
c. Selalu jagalah kebersihan air pada kolam jangan sampai dibiarkan kotor, karena tipe ikan ini tak menyukai air yang keruh dan kotor. Hal semacam ini wajib Anda ketahui guna menghindari ikan stress dan tewas, serta bermanfaat guna berlangsungnya pertumbuhan ikan.
d. Usahakan air kolam tetap mengalir supaya pertumbuhan ikan bisa pesat, Anda bisa menggunakan pump air atau alat penyedot air (untuk kolam dari batu, semen, serta terpal).


5). Penyakit Pada Ikan Nila & Cara Menanganinya
a. Ikan stress
Jika ikan nila keadaanya stres jadi pertumbuhannya dapat terganggu, masalah tersebut bisa diakibatkan oleh beberapa aspek contohnya : Airnya keruh
Penanganannya : Menguras air kalau kolam sudah agak keruh.

b. Ikan sakit karena bakteri jamur,
Indikator penyakit ini biasanya timbul disebabkan naiknya kandungan asam di kolam oleh hasil kotoran atau pembuangan tinja dari ikan tersebut.
Penanganannya: Pindah ikan yang terkena sakit tersebut dan obati dengan teratur, obatnya bisa Anda beli di toko ikan atau pedagang obat-obat ikan di dekat rumah Anda.

c. Ikan tidak nafsu makan
Biasanya tragedi semacam ini timbul karena situasi ikan lagi stres.
Penanganannya : Kasih obat penambah nafsu makan yang sudah tersedia ada di toko-toko ikan, atau juga dapat menggunakan rempah-rempah tradisional guna menanganinya.

# Jangan lewatkan Best Product , Waring Ikan RK Super Merk SHARK !!

6). Panen
Biasanya ketika panen ikan nila membutuhkan waktu sekitar 4 – 6 bulan, tergantung dari pemeliharaan dan lahan budidayanya. Jika berat ikan semua berbeda, Anda bisa memisahkan dan meilih sesuai dengan yang dibutuhkan, karena menurut pengalaman pembudidaya yang lain, ada beberapa ikan yang pertumbuhan serta perkembangnya melambat.

Minggu, 21 Mei 2017

Waspada Gejala Serangan Hama Pada Tanaman Tomat, Segera Lakukan Pengendalian!!

Tomat ialah tumbuhan dari keluarga Solanaceae, tumbuhan asli Amerika Tengah dan Selatan, dari Meksiko sampai Peru. Tomat adalah tumbuhan siklus hidup singkat, bisa tumbuh setinggi 1 sampai 3 meter. Tumbuhan ini memiliki buah berawarna hijau, kuning, dan merah yang biasa dipakai sebagai sayur dalam masakan atau dimakan secara langsung tanpa diproses. Tomat memiliki batang dan daun yang tidak bisa dikonsumsi karena masih sekeluarga dengan kentang dan Terung yang mengadung Alkaloid. Terdapat ratusan kultivar tomat yang dibudidayakan dan diperdagangkan. Pengelompokan hampir selalu didasarkan pada penampilan atau kegunaan buahnya.

Keberhasilan budidaya tanaman tomat dipengaruhi oleh berbagai factor termasuk salah satunya dalah terbebasnya dari serangan hama dan penyakit yang biasa menyerang tanaman tomat. Maka dari itu kami berusaha memberikan pengetahuan untuk para petani tomat tentang beberapa hama tanaman tomat, berikut salah satunya :

*Baca juga : Cara Tepat Budidaya Sayuran Buncis

1. Ulat buah tomat
•    Cri-ciri:
Ngengat atau kupu-kupu hama ini berwarna sawo kekuning-kuningan dengan bintik-bintik serta garis berwarna hitam. Telur diletakkan secara tunggal di bagian pucuk tanaman atau di sekitar bunga. Ukuran telur kecil-kecil dan berwarna kuning. Larva mempunyai warna bervariasi, yakni pada waktu kecil umumnya merah tua sampai hitam, setelah agak besarmenjadi hijau, kuning kecoklat-coklatan sampai merah tua. Tubuh larva berbentuk silinder. Pupa dibentuk di atas permukaan tanah. Daur (siklus) hidup berlangsung selama 52 sampai 58 hari.

•    Gejala serangan:
Ulat yang masih berbentuk larva melubangi buat, sehingga menjadi busuk kemudian jatuh ke tanah. Kadang-kadang larva menyerang pucuk tanaman dan melubangai percabangan.
•    Pengendalian:
Non kimiawi, antara lain secara kultur teknis yaitu dengan menjaga kebersihan kebun (sanitasi) dari sisa-sisa tanaman atau rerumputan yang biasanya dijadikan sarang hama. Kimiawi, dengan penyemprotan insektisida.

2. Ulat tanah
•    Ciri-ciri:
Ngengat atau kupu-kupu berwarna coklat tua dengan beberapa titik putih bergaris-garis. Telur berukuran kecil, bentuknya bulat bergaris tengah 0,5 mm, diletakkan secara tunggal atau berkelompok pada tanaman muda dan rumput liar (gulma). Larva (ulat) berwarna coklat sampai hitam, ukuran panjang mencapai 4-5 cm, aktif pada senja dan malam hari; pada siang hari bersembunyi di bawah permukaan tanah. Daur (siklus) hidup berlangsung selama 46 sampai 71 hari.
•    Gejala serangan:
Terpotongnya tanaman muda pada bagian pangkal batang, sehingga tanaman menjadi roboh. Kerusakan yang lebih parah bisa mengakibatkan kerugian yang berarti;yaitu matinya tanaman muda.
•    Pengendalian:
Non kimiawi, yakni secara mekanis (mengumpulkan dan membunuh ulat), dan secara kultur teknis yakni dengan menjaga kebersihan kebun dari sisa-sisa tanaman atau rerumputan liar (gulma). Kimia, dengan umpan beracun.

*Jangan lewatkan harga waring sayur terupdate dari kami, silahkan klik DISINI

3. Kutu kebul
•    Ciri-ciri :
Serangga dewasa berwarna putih dengan sayap jernih, ditutup lapisan lilin yang bertepung.ukuran tubuh serangga berkisar antara 1 sampai 1,5 mm. Telur berwarna kuning terang, diletakkan pada permukaan daun bagian bawah. Daur(siklus) hidup dari telur sampai serangga dewasa berlangsung selama 25 hari. Serangga dewasa biasanya hidup berkelompok dalam jumlah yang banyak, dan bila tersentuh akan beterbangan seperti kabut, sehingga disebutlah “kebul putih”.
•    Gejala serangan:
Terhambatnya pertumbuhan pucuk atau daun, karena kutu kebun mengisap cairan sel daun dan ekskresinya menghasilkan “embun madu” yang menjadi medium tumbuhnya “embun jelaga”. Kutu ini berfungsi sebagai vector penyakit virus.
•    Pengendalian:
Non kimiawi, dengan melakukan pergiliran (rotasi) tanaman yang bukan inang kutu kebul. Kimiawi, disemprot insektisida efektif.

Selasa, 09 Mei 2017

Hal Yang Wajib Anda Terapkan, Saat Budidaya Ikan Kakap!

Kakap ialah spesies ikan laut dasaran yang bertahan hidup dengan cara bergerombol di dasar karang ataupun terumbu karang. Memiliki ciri fisik yang bulat serta pipih dengan sirip penjang kira-kira sepunggung. Jenis ikan kakap yang sering dijumpai di Indonesia yakni jenis ikan Kakap merah (L. campechanus) dan jenis lainnya yang sering pula dijumpai ialah Kakap kuning, Kakap hitam serta lain-lain.

Budidaya kakap ini banyak Kita jumpai, akan tetapi meningkatnya permintaan konsumen juga ikut menaik. Kakap ini memberikan penghasilan yang cukup tinggi. Tak hanya itu, perawatan yang dapat Anda kerjakan pada ikan ini juga tak terlalu rumit. Mereka sanggup bertahan hidup di tepian pantai dan di air payau atau tawar.

Beberapa contoh jenis ikan kakap yang dapat Anda lestarikan serta budidaya, yakni :

- Kakap merah, ikan yang mempunyai bentuk fisik memanjang serta lumayan pipih. Ikan ini dapat hidup pada lingkungan perairan yang dangkal.
- Kakap tambak, ikan yang dapat hidup di kedalaman mencapai sekitar 100 meter. Ikan ini mempunyai warna sedikit coklat dan pada bagian bawah berwarna agak perak.
- Kakap putih, ikan yang paling sering dilestarikan, warna yang mencolok pada ikan ini yaitu putih dan perak yang ada pada perutnya. Ikan ini mempunyai rasa yang gurih walau tanpa ditambah bumbu.

Ketika proses budidaya, Anda wajib mengawasi semua hama dan penyakit yang bisa dijangkit ikan ini. Bakteri atau virus yang kadang menggangu kakap adalah Streptococcus iniae. Kalau ikan yang Anda rawat terkena bakteri ini, ikan bakal menjadi gelap dan juga hilangnya keseimbangan. Ikan ini cuma bakal berenang berputar-putar, serta bakal munbul bintik di sekitar kulit. Guna mengatasi penyakit ini, Anda wajib mengasih pangan secara wajar, dan melakukan penanganan secara halus. Tak hanya bakteri, ikan dapat pula terjangkit parasite atau kutu kulit. Kutu ini memanglah sulit guna diteliti, sebab mempunyai warna yang transparan atau hampir tak terlihat.

Jika Anda mau membesarkan bisnis ini di laut, Anda wajib mengikuti persyaratan sebagai berikut :

*Baca Juga : Apa Itu Budidaya Ikan, Serta Apa Kelebihan & Kekurangannya?

- Tentukan perairan laut yang terjaga dari angina dan gelombang yang lumayan tinggi. Gelombang tinggi memang tidak bagus untuk kakap.
- Kedalaman air guna perkembangan kakap yakni 5-7 m.
- Sirkulasi air harus memiliki arus 20-40 cm/detik, ini dirasa sirkulasi yang tepat.
- Buat kandungan kadar garam, baiknya Anda wajib memperhitungkan, sebab kakap ini tak pas untuk air asin.
- Area wajib terhindar dari bermacam pencemaran.

Supaya budidaya berhasil, tentu Anda wajib tetap dalam pemeliharaan induk, meneliti kematangan betina yang telah dapat di panen, hati-hati saat proses pemijahan, dan selalu menjaga kebersihan kandang. Anda juga wajib selalu teliti saat proses pemberian pakan.

*Jangan Lewatkan : Best Product , Waring Ikan RK Super Merk SHARK !!

Tak sering juga Kita mengasih pakan yang lebih supaya memperoleh hasil yang memuaskan. Padahal pengasihan pakan yang berlebih malah jadi bikin ikan mudah mati dan terjangkit virus. Maka, berikan pakan yang sesuai ketentuan yang disarankan.