Rabu, 16 Agustus 2017

5 Tahapan Praktis Dalam Budidaya Terong Ungu, Yang Perlu Anda Terapkan!

Terong ungu ialah jenis terong yang mempunyai kulit berwarna ungu. Jenis terong ini mempunyai rasa yang nikmat serta pas untuk dimasak menjadi masakan sambal balado terong. Serta juga terong ini mempunyai kulit yang agak tebal daripada terong hijau. Tetapi sebab inilah, saat digoreng guna balado justru akan menambah rasa sensasinya.

Berikut adalah penduan lengkap cara-cara budidaya terong ungu, agar panen melimpah ruah :

1) Lahan Tanam

Tanah perlu dipilih yang sudah memenuhi syarat pertumbuhan, lalu gemburkan memakai bajak ataupun cangkul. Sesudah tanah digemburkan, kemudian tanah dibuatkan bedengan. Pembuatan bedengan dilakukan bersamaan dengan pemupupukan dasar semisal pupuk kandang, urea, dolomit, KCl serta SP-36, dapat pula dengan pupuk NPK.

Dosis yang diberi perlu selaras dengan ketentuan. Kemudidan buatlah lubang tanam sedalam 10-15 cm, jarak antar tiap lubang tanaman berkisar 75 cm. Sesudah itu tutuplah memakai plastik mulsa.
*Baca juga Waspada, 5 Hama Tanaman Jagung Ini Ternyata Sangat Merugikan!

2) Pembibitan

Biji terong ungu harus disemaikan lebih dulu pada lahan persemaian. Bibit baru bakal tumbuh sekitar 8-10 hari sesudah persemaian. Diumur 20-30 hari ketika bibit telah cukup besar yakni sekiranya mempunyai 3 helai daun serta ketinggian 7,5 cm telah dapat dipindahkan ke lubang tanam yang telah dibuat ditempat penanaman.

3) Penanaman

Pada tanah persawahan, tanaman ini ditanamkan saat musim kemarau, jarak antar tanaman sekitar 60 x 60 cm maupun 60 x 90 cm, bergantung pada jenis terongnya. Benih yang telah siap tanam diletakkan ke dalam lubang tanam. Langkah penanaman yang ideal dikerjakan ketika sore hari sesudah penggenangan supaya lebih gampang dipindah letakkan serta lebih gampang untuk beradaptasi.

4) Pemeliharaan & Perawatan

- Penyulaman
Penyulaman dikerjakan sekiranya ketika umur seminggu ataupun 15 hari sesudah penanaman, proses ini dikerjakan guna menyingkirkan tanaman yang mati, tak normal ataupun yang terjangkit hama penyakit dan lalu digantikan dengan bibit baru.

- Pengairan & Penyiraman
Pengairan pula harus dikerjakan rutin tiap hari, atau jika di awal masa pertumbuhan serta pada cuaca kering. Penyiraman dikerjakan saat pagi serta sore pada seminggu awal sesudah tanam.


- Pemupukan Tambahan
Pemupukan pula harus dikerjakan, pemupukan tambahan bisa dikerjakan pada 2 minggu sesudah masa penanaman. Dosis yang diberi guna terong ungu semisal pupuk kandang ataupun kompos 0,5 kg/tanaman serta bagi yang non organik berikan urea serta KCl masing-masing berdosis 80 & 45 kg per hektar.
*Bagi Anda yang membutuhkan karung atau waring sayur untuk packing segala jenis hasil panen bisa langsung Hub. 081232584950 | 087702821277 | 085233925564 
Info harga bisa Anda cek DISINI

- Pemangkasan
Pemangkasan bagi terong ungu pula harus dikerjakan yakni dengan mengambil maupun memotong tunas liar yang ada di ketiak daun awal sampai bunga awal, supaya pada tunas baru dan juga bunga bisa tumbuh dengan cepat.

5) Pemanenan

Masa pemanenan terong ungu bisa dikerjakan ketika tanaman telah berusia sekitar 30 hari sesudah penanaman ataupun 15-18 hari sesudah tanaman tumbuh bunga. Terong ungu bisa dipanen 2x dalam 1 minggu.

Kamis, 03 Agustus 2017

Waspada, 5 Hama Tanaman Jagung Ini Ternyata Sangat Merugikan!

Jagung ialah salah satu tumbuhan makanan penghasil zat karbohidrat yang paling penting di dunia, tak hanya gandum serta padi.

1) Ulat Daun
Bentuk gejala pada tanaman jagung yang dijangkit hama ulat daun ialah seperti berikut :
- Ulat daun bisa menjangkit dibagian pucuk daun
- Usia jagung yang dijangkit ulat daun kira-kira 1 bulan
- Daun tumbuhan kalau telah besar bakal jadi rusak
- Pencegahan dikerjakan dengan langkah penyemprotan cairan insektisida diazinon, folidol, basudin, serta agrocide berukuran 1,5 cc pada tiap-tiap 1 liter air.

2) Lalat Bibit
Gejala yang juga sering menyerang tanaman ini ialah ada bekas seperti gigitan dibagian daun, pucuk daun layu, serta nentinya jagung bakal mati. Cara penanganannya dengan cara menghembuskan HCH 5% ditiap usia 5 hari. Atau juga bisa pengobatan dengan cara penyemprotan insektisida Hostathion 40EC, yang banyaknya sekitar 2cc per liter air bervolume semprotan sekitar 100 liter per hektar lahan.
*Baca juga Panduan Terlengkap & Praktis 5 Cara Budidaya Bandeng!

3) Ulat Agrotis
Gejala lain yang juga dialami dibagian batang yang cukup muda yakni putus batangnya dan akhirnya tanaman mati. Hama Agrotis sp. melancarkan serangan saat malam serta siang hari. Terdapat 3 macam jenis ulat grayak, yakni :
- Agrotis segetum, berwarna sedikit hitam, dijumpai pada dataran tinggi.
- Agrotis ipsilon, berwarna agak hitam kecoklatan, dijumpai pada daerah dataran tinggi atau juga rendah
- Agrotis interjection, warnanya hitam, terdapat cukup banyak di sekitar pulau jawa

4) Penggerek Daun & Batang
Bagian pada tanaman ini yang sering dijangkit ulat sesamia inferens serta pyrasauta nubilasis ialah pada ruas batang bagian bawah serta titik tumbuh pada tunas daun jagung. Gejala yang ditimbulkan tanaman ini ialah berubah layu. Penanganannya bisa dengan memakai insektisida Azodrin 15 WSC yang berdosis 30 liter pada 10 liter air.
*Info harga waring sayur terupdate bisa Anda cek DISINI

5) Ulat Tongkol
Gejala yang timbul bisa dilihat dengan terlihatnya bekas gigitan di bagian biji serta adanya terowongan pada tongkol jagung. Ulat tongkol menjangkit dalam tumbuhan jagung lewat bagian tongkol, baru akan makan biji jagung. Penanganannya bisa dengan penyemprotan memakai Furadan 3G ataupun membuat lubang didekat tumbuhan, diberikan insektisida serta ditutup kembali. Pakai dosis sekitar 10 gram per meter persegi. Lebih baik dikerjakan ketika tanaman masih sedang berbunga, janganlah menjelang masa panen, karena bisa membahayakan Ada yang serta juga mengkonsumsi jagung tersebut, sebab residu dari cairan insektisida tadi.

Minggu, 16 Juli 2017

Panduan Terlengkap & Praktis 5 Cara Budidaya Bandeng!


Ikan bandeng ialah ikan konsumsi terkenal di Asia Tenggara. Bandeng termasuk spesies yang tergolong di dalam suku Chanidae yang diketahui belakangan pernah hidup tetapi kini telah punah. Di bahasa Bugis serta Makassar sering disebut sebagai ikan bolu, serta jika pada bahasa Inggris ialah milkfish.

1. Pemilihan Induk Unggulan
Tentunya jika induk unggul, hal itu bakal menurunkan sifatnya bagi keturunan berikunya, Cirinya adalah : ber
bentuk normal, ukuran panjang serta bobotnya ideal. Pada kepala berukuran relatif kecil, antara 1 peranakan perkembangannya ialah tercepat.
Tata susunan sisiknya rapi, mengkilat, licin, dan tak terdapat lecet/luka. Lalu tingkat gerakannya lincah serta bergerak normal. Dan berumur sekitar 4-5 tahun.

2. Merangsang Pemijahan
Pada tingkat kematangan gonad bisa dipersingkat menggunakan pemakaian hormone Letuizing Hormon, Releasing Hormon lewat cara disutukkan.
*Baca juga Tips & Trik Ampuh Budidaya Pare, Agar Tanaman Tak Gampang Layu

3. Memijahkan Indukan
Arti pemijahan sendiri yakni pencampuran induk jantan dengan induk betina yang sudah matang sel spermanya serta sel telurnya supaya bisa berejakulasi kedua sel tersebut. Sesudah berada di dalam air, sel sperma bakal membuahi sel telur sebab sistem pembuahan pada ikan dapat terjadi diluar bagian tubuh. Pemijahan dikerjakan di kolam yang khusus untuk pemijahan saja

4. Penetasan
Untuk telur yang mengambang di atas kolam penetasan sesudah 24-26 jam di proses awal pemijahan. Lalu telur yang menetas bakal berubah jadi larva yang memiliki persediaan makan dari sel kuning telur si induk, jadi tidak harus diberi makan sampai usia 2 hari.

5. Merawat Benih
Sesudah berusia sekitar 9 hari, larva bisa dipindahkan ke kolam perawatan nener. Pada kolam tersebut larva diberikan makan alami seperti Plankton. Plankton ditumbuhkan dengan mengerjakan pemupukan serta pengapuran pada kolam.

Untuk waktu peneneran sekitar 8 minggu. Makan yang dibagikan seperti tepung serta kadar protein yang terkandung sebanyak 30%. Guna menambahkan kandungan nutrisi pakan, pencapuran pada pakan perlu dengan bahan VITERNA Plus serta POC NASA yang berdosis 2-5 kg per pakan amatlah dibutuhkan, sebab VITERNA Plus serta POC NASA memiliki kandungan unsur mineral yang penting yakni N, P, K, Mg, Fe, Ca, S dan masih banyak lainnya, vitamin, protein serta juga lemak guna meningakatkan angaka perkembangan dan pertumbuhan serta kesehatan untuk nener.

Jenis waring TL atau tenun yaitu jenis waring yang banyak digunakan oleh para costumer karena waring ini bisa di dapatkan dengan harga terjangkau serta multy fungsi yaitu dapat digunakan untuk pagar diperkebunan, tanaman, peternakan dan untuk tambak ikan. Kami menyediakan waring dengan Merk Arwana, Kuda , Pak Tani
[ Waring Tenun / TL per rol berukuran 1,2mtr x 100mtr ]. Info harga silahkan Hub. 087702821277 | 085233925564 | 081232584950. atau bisa langsung klik DISINI

Selasa, 11 Juli 2017

Tips & Trik Ampuh Budidaya Pare, Agar Tanaman Tak Gampang Layu

Pare ialah tanaman merambat berasal dari daerah Asia Tropis, terutama India bagian barat yakni Assam serta Burma. Kelompok anggota labu-labuan ataupun Cucurbitaceae ini umumnya ditanaman guna dijadikan sayuran atau bahan untuk pengobatan.

Panduan Cara Budidaya Pare Secara Praktis & Mudah

1. Persiapan Benih

Dalam budidaya pare, Anda perlu memakai bibit yang unggulan atau bermutu terbaik. Sebelum proses penanaman benih, pecah lebih dulu memakai gunting kecil ataupun potongan kuku. Potong bagian kulit luar di bagian pangkal bibit supaya lebih cepat tumbuh.

Baca Juga : Pabrik dan Distributor Jual Waring Sayur, Karung Jaring, Sak Jaring

Sesudah itu rendam bibit benih menggunakan larutan fungisida Saromil sebanyak 0,5g/l kira-kira 10 menit. Sesudah perendaman, tebar benih dengan merata di handuk ataupun kertas merang. Sesudah 2-3 hari umumnya benih sudah mengeluarkan semacam radikula.

2. Proses Penanaman

Cara menanam bibit pare ialah pertama bibit dipindahkan dahulu ke media plastik yang sudah diberi tanah serta kompos. Anda dapat memakai plastik berukuran 6 x 10. Sesudah bibit muncul 2 daun, Anda dapat memindahkan menuju lubang tanam. Kerjakan pemindah ketika sore hari. Hal tersebut mencegah agar tak terjadi layu bibit sebab kena cahaya matahari.

Untuk lubang tanam sendiri, Anda dapat menggunakan lubang tanam selaras. Lubang tanam dibikin sejajar lurus. Pas ditengah guludan memakai jarak antar lubang 40-60 cm.

3. Perawatan & Pemeliharaan

- Penyiraman
Lakukan penyiraman tanaman ini kalau tanah guludan berkondisi kering. Penyiraman dilakukan ketika pagi ataupun sore hari.

- Penyulaman
Lakukan penyulaman pada tanaman yang sudah rusak/mati dengan tanaman baru. Kerjakan penyulaman secepat mungkin guna menjaga pertumbuhan pada tanaman pare lain.

- Penyiangan
Bersihkan lahan budidaya dari gulma dan hama lainnya secara berkala, supaya tidak berebut unsur hara di dalam tanah.

- Pemasangan Ajir.
Ajir dapat Anda berikan seperti biasa. Ajir di tancapkan pada tepi guludan serta dapat diikat menggunakan tali plastik untuk tanaman.

Jangan Lewatkan : Mengenal Berbagai Jenis Waring dan Manfaatnya

4. Pemanenan Tanaman

Pemanenan tanaman ini tergantung macam jenis varietas yang awalnya Anda tanam. Pemanenan awal dapat Anda kerjakan ketika berumur 40-50 hst. Selanjutnya bisa Anda kerjakan langkah panen tiap 2-4 hari sekali. Ukuran pare yang layak panen, dapat Anda sesuaikan dengan banyaknya permintaan pasar.

Jumat, 07 Juli 2017

Solusi Tepat Untuk Sayur Mayur Agar Tetap Selalu Segar

Produksi sayur Anda melimpah namun selalu mengalami kerugian akibat rusaknya sayur produksi Anda saat pengiriman ke pasar hingga sampai ke tangan konsumen? Coba Anda perhatikan kembali, bagaimana kegiatan pasca panen yang telah Anda lakukan! Kegiatan pasca panen merupakan salah satu mata rantai yang cukup penting dalam keseluruhan proses pertanian.

Pengetahuan pasca panen yang cukup baik, termasuk pengetahuan tentang pemilihan kemasan / proses pengepakan produksi sayuran akan mampu mempertahankan produksi sayuran Anda tetap segar hingga sampai ke tangan konsumen. Patut menjadi perhatian dalam pemilihan kemasan penyimpanan produksi sayuran Anda adalah kemasan penyimpanan tersebut harus mampu memberikan perlindungan maksimal terhadap berbagai jenis sayuran, agar tetap segar dan tidak rusak walaupun masih harus mengalami proses pengiriman yang jauh.

Selain itu, kemasan peyimpanan tersebut harus tersedia dalam berbagai ukuran, agar sayuran dapat dikemas sesuai dengan kuantitas yang dibutuhkan. Pengemasan dengan menggunakan plastik ataupun karung pasti akan merusak sayuran, sebab tekstur plastik dan karung yang tidak berpori akan menutup sirkulasi udara, sehingga sayuran yang berada di dalamnya akan lembab, berjamur, berair dan mudah membusuk. Menggunakan waring sayur atau biasa dikenal sebagai karung jaring merupakan reresolusi terbaik dalam proses pengemasan/pengepakan sayuran segar Anda, hingga siap dikirim ke pasar dan tetap dalam kondisi segar serta baik sampai ke tangan konsumen. Mengapa pengemasan sayuran sebaiknya menggunakan waring sayur? Sebab waring sayur memiliki pori-pori yang cukup besar, sehingga sayuran yang berada di dalamnya tetap dapat memperoleh sirkulasi udara yang cukup. Selain itu ukuran waring sayur yang bermacam-macam, mulai dari ukuran paling kecil (40x70cm), hingga ukuran paling besar, tentu semakin memudahkan Anda dalam mengemas sayuran produksi Anda.
*Baca juga Cara Budidaya Uwi Kelapa, Tanaman yang Sudah Mulai Langkah

Jenis sayuran yang dapat dikemas menggunakan waring sayur sebaiknya sayuran dengan tekstur keras, seperti bawang merah, bawang putih, kol, jengkol, jeruk, kentang dan lain-lain, sehingga tidak akan merusak sayuran saat dilakukan penyusunan untuk dikirim ke daerah yang berjarak jauh dari Anda. Untuk sayuran dengan tekstur lebih lembut, seperti cabai, wortel, tomat, tetap dapat menggunakan waring sayur, namun diusahakan saat penyusunan untuk dikirim ke tempat jauh tidak terlalu tinggi penyusunannya sehingga sayuran tidak tertindih.

Pastikan waring sayur yang Anda gunakan adalah waring sayur berkualitas baik, dengan jahitan yang kuat dan rapi, serta mampu menampung berbagai jenis sayuran dalam ukuran berat yang beragam. Dengan waring sayur yang berkualitas, sayuran yang Anda kemas akan tetap terjamin kesegarannya, sebab waring sayur tersebut berpori sehingga sirkulasi udara di dalamnya masih baik. Selain waring sayur harus berkualitas baik dengan jahitan yang kuat dan rapi, pastikan juga harga waring sayur tersebut terjangkau, sehingga Anda cukup mengeluarkan biaya minimal untuk mendapatkan kualitas maksimal.

Anda dapat mencantumkan jenis sayuran yang Anda kemas, berat per ukuran waring, tanggal panen dan berbagai informasi lainnya pada waring sayur, sehingga konsumen dapat menentukan sendiri jenis sayuran dan ukuran yang akan mereka beli. Hal ini tentu memberikan nilai tambah pada hasil produksi Anda.

Jika sayuran yang sampai ke tangan konsumen dalam kondisi yang tetap segar, tidak rusak, dapat disimpan dalam jangka waktu tertentu, serta jelas ukuran dan tanggal panennya, maka konsumen pasti akan puas. Bukankah kepuasan konsumen adalah tujuan utama?
*Jangan lewatkan juga Penggunaan Waring Ikan Untuk Dinding Kandang Ayam

Jika Anda bingung mencari penjual waring sayur, hubungi kami agen waring sayur yang menyediakan waring sayur dengan kualitas baik serta harga yang dijamin murah karena langsung dari pabrik. Waring sayur kami bermerk MULYANA, tersedia dalam beberapa jenis:
– Waring sayur warna merah
– Waring sayur warna kuning
– Waring sayur warna oranye
– Waring sayur warna ungu
– Waring sayur warna hijau

Nah, tunggu apalagi? Segera hubungi kami untuk mendapatkan waring sayur sesuai kebutuhan Anda!
Call/SMS : 081232584950 | 087702821277 | 085233925564
*Info harga selengkapnya mengenai waring sayur bisa Anda cek DISINI

Senin, 19 Juni 2017

Cara Budidaya Uwi Kelapa, Tanaman yang Sudah Mulai Langkah


Tanaman uwi pada umumnya memiliki batang berbentuk persegi dan berwarna sesuai dengan jenisnya. Batang tanaman uwi membelit pada tegakan pohon dan bisajuga menjalar di permukaan tanah. Batang uwi tidak memiliki duri begitu juga dengan akarnya. Daun uwi termasuk daun tunggal dengan bentuk jantung yang memanjang. Warna daun juga sesuai dengan jenis uwinya. Bunga berbentuk tandan dan berwarna hijau. Tanaman uwi berasal dari Asia tenggara kemudian menyebar ke India.

Uwi kelapa tersebar luas di kawasan Asia tropika dan pertama kali dibudidayakan di Indonesia. Di Timor Barat terdapat dan tersebar serta dibudidayakan sebagai tanaman ladang atau tanaman pekarangan. Uwi kelapa mempunyai umbi dengan bentuk tidak beraturan dan dengan banyak akar kasar di bagian pangkal batang. Daging umbi berwarna putih, krem, atau ungu cerah. Batang muda bersegi empat dan bersayap. Daunnya berbentuk jantung, bertulang 5 sampai 7 termasuk tulang daun utama. Tangkai daun bersemu kemerahan di bagian pangkal dan dasar daun. Uwi ini menghasilkan umbi udara yang berukuran kecil. Dalam bahasa Inggris disebut water yam, winged yam, atau purple.
*Baca juga Pentingnya Waring Sayur Untuk Hasil Bumi Perkebunan dan Pertanian

Tanaman ini tumbuh pada musim hujan dan kemudian mengering pada musim kemarau. Batang bisamencai panjang lebih dari 10 m, bercabang banyak, dengan pucuk muda dan pangkal tangkai daun berwarna ungu bersemu merah. Daun berbetuk jantung, duduk berhadapan, bertangkai panjang, panjang sampai 20 cm. Bunga jantan berbentuk malai dengan panjang sampai 30 cm, terbentuk pada ketiak daun, terdiri atas banyak bunga tunggal berukuran kecil, bunga betika berbentuk spike dan ukuran yang lebih kecil, bunga jantan dan betina terbentuk pada tanaman yang berbeda. Buah berupa buah kapsul beruang tiga yang di dalamnya terbisabiji bersayap. Uwi kelapa menyerupai uwi umbi udara, tetapi uwi umbi udara mempunyai umbi dalam tanah yang berukuran lebih kecil, daun yang duduk berselang-seling, dan menghasilkan lebih banyak umbi udara.

Tanaman jenis ini bisa tumbuh di berbagai jenis tanah bahkan di daerah pegunungan yang kering dan berkapur. Tanaman uwi akan tumbuh besar jika ditambatkan pada pohon randu, lamtoro, ataupun pohon yang lainnya yang tidak memiliki akar serabut. Semakin tinggi rambatan atau panjatannya, umbi yang dihasilkan oleh uwi juga akan semakin besar. Hal ini karena akan semakin banyak cahaya matahari yang bisa diterima oleh uwi untuk melakukan proses fotosintesis.

Tanaman uwi dapat diperbanyak dengan cara menggunakan tunas yang tumbuh pada kepala umbi. Penanaman dilakukan pada musim hujan dengan menanam langsung tunas pada lubang yang telah disediakan. Lubang tersebut kemudian ditutup dengan tanah yang sudah dicampur dengan seresah. Pupuk yang digunakan hanya pupuk kompos karena pupuk kandang bisa menyebabkan umbi uwi menjadi busuk.

Tanaman ini bisa dipanen pada saat tanaman sudah berumur minimal satu tahun. Akan tetapi, pemanenan yang dilakukan setiap tiga tahun sekali bisa membuat umbi uwi mencapai berat hingga 50 kg. pada musim kemarau, tanaman akan mengalami dormansi dan akan tumbuh kembali ketika musim hujan datang atau pada saat kelembaban tanah mencukupi.
*Info harga terupdate untuk waring sayur silahkan dicek DISINI

Umbi dari tanaman ini bisa dimanfaat kan serta di olah menjadi berbagai olahan. Pengolahan umbi uwi sangat sederhana yaitu cukup dikukus, diebus, digoreng, ataupun dibakar. Hingga saat ini, masih jarang tepung yang terbuat dari uwi. Sebagian masyarakat juga menggunakan uwi wulung sebagai obat thypus. Uwi bisadiekstrak diosgnin, suatu senyawa sejenis saponin yang menjadi prekusor dalam sintesa hormone steroid sebagai bahan baku kontrasepsi oral. Sampai saat ini, pemasaran oleh masyarakat masih terbatas dalam bentuk umbi segar, rebus atau dalam bentuk getuk.

Jumat, 09 Juni 2017

Pentingnya Waring Sayur Untuk Hasil Bumi Perkebunan dan Pertanian


Negara Indonesia tentunya sangat terkenal akan hasil buminya, baik hasil Pertanian ataupun Perkebunan. Hasil pertanian dan perkebunan di Indonesia mayoritas adalah untuk didistribusikan di negara sendiri. Bahkan saat ini di Negara tercinta ini beberapa produk perkebunan malah masih di impor dari negara luar.

Berkaitan dengan distribusi hasil bumi, maka cara mengemas/packing hasil bumi pun harus di1perhatikan. Sebagian besar hasil bumi dalam pendistribusiannya masih harus tetap berinteraksi dengan udara. Ini bertujuan agar hasil bumi tetap segar sehingga tidak mudah busuk. Hasil bumi seperti Cabai, Wortel, Tomat, Kol, Kentang memerlukan packing yang berongga untuk menjaga kwalitas nya agar tetap segar dalam proses pendistribusian.
*Baca juga Mengenal Apa Itu Tanaman Palawija

Karung Waring atau Waring Sayur

Karung packing atau pembungkus buah-buahan maupun sayur-sayuran ini pada umumnya dibuat ber-rongga. Rongga inilah yang membuat hasil bumi ini masih bisa berinteraksi dengan udara sehingga kwalitasnya tetap segar. Dan untuk para petani sayur sangat dianjurkan untuk memakai pembungkus yang pas yaitu waring sayur ini.

Pastinya Anda semua sudah faham kan apa itu Waring? Waring adalah Anyaman dari benang yang terbuat dari plastik. Waring ini sangat banyak ragam dan kegunaannya. Baik untuk Perikanan, Pertanian ataupun Perkebunan. Di bidang perikanan, Waring yang digunakan biasanya adalah Waring RK, waring ini biasanya digunakan untuk pembuatan Kolam / Empang Keramba Ikan. Waring jenis lainnya yaitu yang biasa digunakan di pertanian dan perkebunan yang digunakan sebagai Pagar Tanaman. Waring Pagar Tanaman ini banyak manfaatnya, selain menyederhanakan bentuk pagar, waring pagar ini juga bisa menjaga tanaman dari hama perkebunan / pertanian.

Waring Sayur yang disediakan oleh Lim Corporation yaitu berbentuk Persegi panjang (seperti Karung) berbagai macam ukuran. Dipercantik lagi dengan pilihan warna yang dapat disesuaikan dengan selera para pembeli.
*Info harga waring sayur terupdate silahkan klik DISINI

Demikian Informasi mengenai waring sayur yang bisa kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Untuk pemesanan karung waring/waring sayur silahkan hubungi kami pada hari dan jam kerja
Hari : Senin - Sabtu
Pukul     : 08.00 - 16.00 WIB
Telepon : 081232584950 | 087702821277